Rabu, 28 April 2010

Ruang Positif dan Ruang Negatif dalam Desain Grafis dan Fotografi

Ruang Positif dan Ruang Negatif dalam Desain Grafis dan Fotografi - Dalam layout kita mengenal adanya ruang. Apa yang disebut ruang? Ada dua macam ruang yaitu ruang positif dan ruang negatif. Ruang positif (positive space) adalah subjek utama sebuah gambar. Sedangkan ruang negatif (negative space) merupakan suatu ruang di antara atau mengelilingi subjek sebuah gambar.

Lantas bagaimana membedakan keduanya? Coba perhatikan gambar di bawah.


Rubin's vase dikembangkan oleh seorang psikolog Denmark Edgar Rubin untuk mengidentifikasi persepsi visual yang ditimbulkan dari penglihatan terhadap subjek tertentu.

Mungkin Anda sudah pernah melihat gambar di atas. Ya, gambar tersebut disebut vas Rubin (Rubin's vase). Manakah yang ruang positif dan mana yang ruang negatif? Pada gambar di sebelah kiri, bentuk vas adalah subjek yang terlihat jelas dan merupakan ruang positif dan ruang di sekelilingnya adalah ruang negatif.

Namun apabila ruang negatif di sekitar vas tersebut diisi dengan warna hitam seperti pada gambar di kanan, maka gambar bayangan (silhoutte) dua orang sedang bertatap muka akan menjadi terlihat jelas dan gambar vas berbalik menjadi ruang negatif. Pembalikan ruang yang menciptakan ilusi optis (optical illusion) tersebut disebut dengan figure-ground reversal.

Dalam sebuah gambar dua warna, hitam-putih, secara umum gambar berwarna hitam merupakan ruang positif, sedangkan ruang di sekelilingnya (putih) adalah ruang negatif. Yang perlu dipahami silhoutte bukanlah ruang negatif, silhoutte adalah ruang positif, yaitu gambar dengan tepi yang paling mudah diidentifikasi.

Ruang negatif tidak dibatasi hanya merupakan sebuah bentuk seni. Namun sebaliknya, ruang negatif merupakan salah satu elemen penting dalam setiap media seni seperti fotografi, logo, patung, lukisan, maupun desain grafis.

Biro Iklan: Euro RSCG
Ruang negatif berupa latar belakang berwarna abu-abu, membantu subjek yang berupa silhoutte burung hinggap di atas dahan terlihat solid dan sangat menonjol.


Biro Iklan: Jung von Matt
Ruang postitif tidak selamanya elemen yang berwarna hitam. Seperti pada desain iklan di atas, objek yang berwarna putih adalah ruang positif berfungsi sebagai elemen utama yang menjadi subjek.

Biro Iklan: Garnier BBDO
Pemisahan layout menjadi dua bagian menciptakan dua subjek yang berdeda. Pada bagian atas subjek adalah ruang positif berwarna hitam, sedangkan bagian bawah, ruang positif berwarna putih.

Desain: Subversive Design
Desain logo di atas memperlihatkan penggunaan ruang negatif yang cerdas, di mana huruf 'a' membentuk gambar mata pisau yang tersembunyi di bagian tengahnya.


Fotografi: Warren Lee Studio
Objek berupa karang terlihat sangat kontras dengan latar langit di belakangnya menciptakan kesan yang misterius dan dramatis.

Desain atau foto yang bagus mempunyai beberapa kriteria. Salah satunya adalah keseimbangan. Penggunaan ruang negatif adalah salah satu elemen kunci dalam komposisi artistik yang dapat membantu mendefinisikan subjek dan memberi keseimbangan sebuah komposisi.

Sementara figure-ground membantu seniman baik itu pelukis, fotografer maupun desainer melatih kemampuan membedakan elemen berdasarkan kontras, yaitu gelap dan terang, hitam dan putih.



Sekarang perhatikan bendera negara Kanada di atas. Gambar apa yang Anda lihat? Jika diperhatikan lebih teliti akan tampak gambar seperti orang pada bagian daun lambang bendera Kanada tersebut. Memang, tidak tampak terlihat jelas, tapi itu bisa sebagai awal untuk lebih memahami prinsip positif dan negatif. (bitebrands)

Related Posts

Ruang Positif dan Ruang Negatif dalam Desain Grafis dan Fotografi
4/ 5
Oleh

8 komentar

29 April 2010 08.25 delete

posting yg menarik, positif atau negatif menentukan arah langkah kita...

Reply
avatar
30 April 2010 04.38 delete

yup, dan itu berlaku dlm dunia seni :)

Reply
avatar
1 Mei 2010 04.24 delete

menarik sekali mas, mantaps2x

Reply
avatar
15 Oktober 2010 23.15 delete

Yup! bener ! saya sendiri karena kuliah desain.. selalu dilatih untuk melihat ruang positif dan ruang negatif trus menyeimbangkan keduanya :)

Reply
avatar
16 Oktober 2010 00.08 delete

keseimbangan, itu kt yg tepat u/ topik ini :>

Reply
avatar
21 Juni 2011 11.27 delete

bagaimana dengan desain di bidang arsitektur mas? saya sendiri sering bingung untuk menentukan mana ruang positif & mana yg ruang negatif, sementara dalam proses kreatif, tahap awal yang saya lakukan adalah membuat "ilusi optik" berupa gambar sketsa ataupun render 3d sebagai bagian presentasi. kemudian bla bla bla... sampai pada tahap selanjutnya yakni desain direalisasikan (dibangun) kendala lain yang saya temui adalah hal geometris sebagai "syarat" bahwa desain arstitektur itu harus terukur... sampai di tahap ini hilang sudah apa yang disebut ruang positif dan negatif, yang ada hanyalah ruang adalah ruang itu sendiri, dan hasil akhirnya adalah kompromi masing-masing individu terhadap ruang yang sudah terwujud.
yang jadi pertanyaan: apakah pola pikir ruang positif dan ruang negatif ini bisa diaplikasikan dalam hal "desain" arsitektur??

Reply
avatar
22 Juli 2011 05.49 delete

kl sy sih nyoba ngeliat dr sudut pandang desain scr umum yaitu ruang positif dan negatif sbg metode untuk menganalisis bentuk.

Dlm komposisi dua dimensi, ruang positif adalah objek, smntra latar belakang (background) adlh ruang negatif.. nmun definisi tsb bs sj berubah tergantung pd persepsi sesorang yg dipengaruhi oleh bbrp faktor spt sudut pandang, ruang positif bs mnjd negatif, dmkian jg sebaliknya..

nah, klo d arsitektur, sy pikir prinsip2 tsb dpt diaplikasikan, krn arsitektur, termasuk desain interior, sgt berhubungan dg bentuk & ruang..

Reply
avatar