Sabtu, 25 Desember 2010

Personal Branding, Menciptakan Citra Pribadi

Personal Branding, Menciptakan Citra Pribadi - Jika kamu sudah merasa menemukan citra diri yang diinginkan, kinilah saatnya untuk menciptakan citra diri. Untuk melakukan personal branding dibutuhkan beberapa media. Media tersebut berfungsi untuk menampilkan brand kamu dan memungkinkan orang lain mengetahui dan mengenali sobat dengan mudah.

Media-media Pendukung Personal Branding


Kartu Nama (Business Card)


Bukan masalah jika kamu masih duduk di bangku kuliah, CEO, manajer, staff karyawan. Kamu tetap bisa menggunkan kartu nama sebagai media yang mudah dibawa, dan sebagai langkah persiapan jika bertemu dengan orang yang dapat menjadi relasi dan mitra bisnis.

Resume/Curicullum Vitae/Cover Letter

Ini adalah dokumen yang dapat dijadikan ringkasan mengenai latar belakang, kemampuan, keahlian, dan pengalaman sobat. Pastikan kamu melampirkan data atau informasi penting yang perlu diketahui dan disesuaikan dengan audiens.

Foto: Gettyimages.com

Portfolio

Kamu dapat menggunakan CD, web, atau media cetak untuk menampilkan hasil karya atau proyek yang pernah dikerjakan dan merupakan representasi bagus dari keahlian yang kamu kuasai.

Blog/Website

Internet sudah menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam dunia informasi. Kehadiran dan keaktifan sobat dalam dunia maya membantu mempercepat tujuan personal branding. Jika sobat belum mempunyai blog atau situs, segera mulailah menulis artikel atau tulisan yang menjadi minat dan keahlian.

Profil Dalam Media Sosial

Kemunculan sosial media mengubah cara dan budaya berkomunikasi masyarakat dunia secara drastis. Pastikan kamu menampilkan profil dan informasi yang mampu menciptakan citra positif di mata orang lain. Seringkali orang tidak menyadari, mereka menampilkan profil dan membuat status update yang justru menurunkan citra diri. Ungkapkanlah hal-hal positif yang mampu menumbuhkan motivasi orang lain.

Email

Walau sudah ada sosial media, kamutetap membutuhkan email sebagai saluran komunikasi yang lebih bersifat formal dan pribadi. Email membantu mengorganisasi dan mempermudah pekerjaan kamu. Untuk mengatasi keruwetan, pisahkan antara email pribadi dengan email untuk keperluan bisnis. Pastikan kamu memberikan email pribadi hanya kepada orang yang dipercaya, karena seringkali masalah spam atau surat berantai susah dikendalikan.

Semua perlengkapan sudah dimiliki, sekarang saatnya ke dunia luar untuk memperkenalkan dan mengkomunikasikan diri sobat kepada orang lain. (bitebrands)



Artikel Menarik:


EmoticonEmoticon