Sabtu, 30 Juli 2011

Bodoni: Sang Huruf Modern

Pertama kali diciptakan oleh seorang Italia, Giambattista Bodoni (1740-1813), Bodoni merupakan jenis huruf serif yang telah mengalami evolusi panjang. Bodoni diklasifikasikan sebagai huruf modern (Didone) yang lahir pada masa peralihan, yaitu akhir abad 18 dan awal abad 19.

Ketika muda, Bodoni mengidealkan karya-karya John Baskerville. Pierre Simon Fournier dan terutama Firmin Didot adalah tokoh-tokoh yang juga mempengaruhi Bodoni. Buku yang pernah dibuatnya yaitu “Manuale Tipografico”.








Kontras yang ekstrim antara elemen tebal dan tipis adalah ciri khas Bodoni yang menciptakan konsistensi radikal bentuk huruf. Estetika gaya datar tanpa hiasan dikombinasikan dengan kemurnian material tercermin dari karya-karya Bodoni. Hasilnya adalah abstraksi dan presisi. Selanjutnya, gaya tersebut menarik banyak pengagum.

Beberapa versi dan variasi Bodoni pun diciptakan yang merupakan hasil adaptasi atau interpretasi. Misalnya, Bauer Bodoni (1926), Ludlow Bodoni Trueface (1928), Bodoni Old Face (1983), Bodoni Classic, Linotype Gianotten, Filosophia, WTC Our Bodoni, ITC Bodoni, dan versi lainnya.




























Desain: n/a

Popularitas Bodoni tak dapat disangkal. Kita dapat melihat penggunaan Bodoni pada berbagai bentuk media komunikasi. Salah satu logo Lady Gaga diidentifikasi menggunakan Bodoni. Grup band Nirvana juga menggunakan huruf Bodoni pada logonya. Bodoni terlihat pula pada poster film Mama Mia!.


















Desain: n/a

Menggunakan Bodoni tidaklah mudah. Pada situasi tertentu, huruf ini susah dibaca. Kontras yang tinggi antara berat stroke dan hairline serif adalah penyebabnya. Ketika Bodoni digunakan untuk baris teks yang panjang, mata menjadi cepat lelah.

Jika digunakan dengan baik, Bodoni memberikan impresi yang diinginkan. Kesan indah, mewah, modern, dan elegan. Cenderung aristokratis. Kesan fashionable dan feminin juga dapat dimunculkan, melihat Bodoni banyak digunakan pada dunia fashion. Bodoni sering digunakan untuk teks yang pendek. Pada headline dan logo misalnya. Untuk teks yang panjang, Bodoni dapat pula digunakan.


















Desain: n/a

Anda ingin menggunakan Bodoni? Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pertama, perhatikan integritas hairlines yang tetap terjaga. Untuk melakukannya, perbesar huruf secukupnya. Jarak antarhuruf dijaga tetap sama dan terbuka. Jarak antarhuruf yang normal atau ekstra dapat memberikan penekanan yang kuat. Jaga lebar kolom tetap seimbang untuk memberikan hasil terbaik.

Related Posts

Bodoni: Sang Huruf Modern
4/ 5
Oleh