Rabu, 21 September 2011

Stiker: Bukan Sebatas Dekorasi

Stiker: Bukan Sebatas Dekorasi - Lengket alias mudah dilekatkan. Demikian karakter utama media ini. Stiker merupakan media yang sangat akrab bagi kebanyakan orang. Mulai anak-anak hingga orang dewasa. Bedanya, anak-anak menggunakan stiker untuk bermain-main. Bagi orang dewasa, stiker digunakan untuk hal yang lebih serius, misalnya untuk keperluan promosi.

Pengertian dan Fungsi Stiker

Media yang satu ini mudah diaplikasikan. Untuk stiker berukuran kecil, kita bisa melepas lapisan di bawahnya dan tinggal menempelkannya dengan mudah. Namun, untuk stiker berukuran besar membutuhkan teknik tertentu dan memerlukan lebih dari satu orang untuk menempelkannya.


Dalam dunia branding, stiker digunakan sebagai media penyampai pesan merek. Itulah kenapa pemilik brand atau perusahaan menempeli kendaraannya, misalnya mobil, dengan stiker yang menunjukkan identitas merek. Stiker yang ditempelkan pada kendaraan disebut dengan bumper sticker yang berbahan vinyl. Jika Anda ingin membuat label produk yang efisien, stiker adalah pilihannya.

Di luar ruang, stiker dapat menjadi media promosi. Ukurannya pun tidak lagi kecil, namun bisa sebesar ukuran mobil bahkan bisa lebih besar lagi. Digunakan oleh brand tertentu, stiker biasanya ditempelkan di outlet-outlet penjualan, kendaraan atau pada material point of purchase (POP). Bagi partai politik atau calon kepala daerah, stiker merupakan media kampanye yang populer.

Stiker adalah dekorasi yang menarik. Itulah kenapa orang suka menempelkan stiker di helm, body motor, pintu lemari es, kaca mobil, daun pintu atau jendela dan di tempat-tempat lain.

Jenis-Jenis Stiker

Stiker diklasifikasikan menurut jenis atau bahan material dasar dan menurut jenis perekat. Jenis dan material stiker bermacam-macam. Di antaranya yaitu kertas (chromo, HVS), litho, latex, plastik (vinyl), foil, thermal, ritrama, oracal, glittre, dan scotchlite. Sementara jenis perekatnya dapat bersifat permanen, semi-permanen atau removable.

Teknik pembuatan stiker bervariasi. Salah satu teknik yang sering digunakan yaitu cetak sablon. Teknik ini adalah yang paling terjangkau. Namun ada kelemahannya, yaitu keterbasan jumlah warna. Teknik lain yaitu dicetak dengan menggunakan printer atau digital printing serta mesin cetak separasi yang memungkinkan pencetakan dengan variasi warna lebih banyak dan kualitas lebih baik.

Kelemahan media ini, yaitu tidak bisa memuat infomasi yang terlalu banyak. Jika demikian, maka stiker kurang efektif. Adanya anggapan bahwa stiker merupakan hiasan dan tingkat keterbacaan yang rendah pada stiker membuatnya seringkali kurang mendapat perhatian serius dari khalayak. (bitebrands)

Related Posts

Stiker: Bukan Sebatas Dekorasi
4/ 5
Oleh