Minggu, 19 April 2015

Fungsi-fungsi Warna

Fungsi-fungsi Warna - Pernahkah sobat memperhatikan anak yang suka dengan balon atau orang yang senang melihat pelangi? Atau mungkin sobat pernah juga mengalaminya, yaitu bermain balon waktu masih kecil. Apa yang membuat anak-anak suka balon? Ya, jawabannya adalah balon-balon itu berwarna-warni. Demikian juga dengan pelangi yang mempunyai berbagai macam warna sehingga membuat orang tertarik untuk melihatnya.

Tak bisa dipungkiri, kehadiran warna menciptakan kesan tersendiri bagi orang yang menyaksikannya. Warna juga mempunyai beberapa arti yang dapat mempengaruhi perasaaan seseorang. Itulah kenapa orang cenderung mempertimbangkan dengan matang warna apa yang dipilihnya. Misalnya, ketika sobat hendak membeli pakaian di pusat perbelanjaan, maka salah satu pertimbangannya adalah warna pakaian.

Warna tak hanya sebatas dekorasi semata, tapi juga mempunyai beberapa kegunaan yang dapat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Kegunaan warna ada bermacam-macam sehingga warna sering digunakan untuk berbagai keperluan. Apa saja fungsi warna? Yuk, mari kita simak fungsi-fungsi warna berikut ini.


Fungsi Alamiah


Warna melekat secara alamiah pada objek-objek tertentu yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika melihat lautan atau samudera raya maka yang terpikirkan adalah warna biru. Contoh lain, daun yang masih segar identik dengan warna hijau, tomat yang berwarna merah, buah jeruk yang berwarna kuning, rambut orang Asia yang berwarna hitam, dan sebagainya.

Fungsi Isyarat


Dalam keseharian, kita sering melihat adanya tanda atau isyarat yang dapat dengan mudah ditemukan. Misalnya, saat berada di persimpangan jalan, kita melihat lampu lalu lintas yang menunjukkan warna merah, kuning, dan hijau. Masing-masing warna tersebut mempunyai makna tertentu yang disepakati oleh masyarakat secara universal.

Fungsi Pembeda


Kegunaan warna lain yaitu bisa membedakan antara satu hal dengan hal lainnya. Contoh yang sering kita lihat yaitu dalam pertandingan olahraga. Misalnya, tim Formula 1 Ferrari identik dengan warna merah dan berbeda dengan tim Mercedes Benz yang menggunakan warna silver. Dalam sepakbola, tim Juventus menggunakan seragam bergaris hitam dan putih sementara tim AC Milan memakai seragam bergaris hitam dan merah.

Fungsi Identitas


Dalam dunia branding, warna sangat berperan dalam mempengaruhi persepsi orang . Dalam hal ini, warna bisa berguna sebagai identitas yang membedakan antara merek satu dengan yang lain. Kita ambil contoh, logo McDonald yang terkenal dengan lengkungannya yang berwarna kuning emas. Contoh lain, logo Facebook yang menggunakan warna biru, sementara Twitter memakai warna biru agak muda.

Fungsi Psikologis


Apa yang sobat rasakan ketika melihat warna hitam? Sedih, suram, atau justru gembira? Masing-masing orang tentu mempunyai persepsi dan kesan yang berbeda-beda. Ternyata, warna juga bisa mempengaruhi kondisi psikologis seseorang tergantung warna apa yang dilihat oleh orang tersebut. Itulah kenapa, tembok sekolah tingkat taman kanak-kanak ataupun taman bermain umumnya dicat warna warni. Hal itu, bisa menimbulkan keceriaan pada diri anak sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Fungsi Keindahan / Estetik


Apapun warna yang sobat sukai tak menjadi soal. Warna, apapun pilihannya dapat menciptakan keindahan yang dapat mempercantik banyak hal. Ruangan dinding rumah sobat terlihat kusam dan tidak mencerminkan selera sobat? Kenapa tidak mencatnya dengan warna kesukaan, tentu itu menjadi satu hal yang menarik untuk dilakukan.

Fungsi Struktural


Dalam desain grafis, warna dapat berfungsi mengarahkan pembaca pada informasi yang sifatnya penting. Informasi itu diurutkan secara struktural berdasarkan tingkat kepentingan, yaitu mulai dari informasi yang paling penting hingga informasi yang kurang penting. Selain itu, warna dapat memisahkan antara informasi satu dengan informasi lainnya agar tidak tumpang tindih. (bitebrands)

Related Posts

Fungsi-fungsi Warna
4/ 5
Oleh