Sabtu, 04 April 2015

Jenis-Jenis Iklan Menurut Isi Pesannya

Jenis-Jenis Iklan Menurut Isi Pesannya - Dalam dunia industri yang cenderung kapitalis, iklan sebagai sarana komunikasi pemasaran menemukan tempatnya yang sesuai. Sulit untuk disanggah, peranan iklan lebih banyak diarahkan untuk kepentingan ekonomis. Perkembangan iklan tak bisa dibendung ketika semakin banyak media-media baru baik cetak, elektronik ataupun online yang bermunculan.

Iklan melalui media cetak, elektronik ataupun online tersebut banyak dimanfaatkan untuk memasarkan dan mempromosikan produk yang dikemas dalam bentuk media iklan lalu disebarluaskan kepada masyarakat. Namun, selain iklan yang ditujukan untuk keperluan pemasaran yang sifatnya komersial, ada juga iklan yang bersifat sosial. Misalnya, iklan layanan masyarakat yang mengandung pesan-pesan sosial tentang isu-isu yang penting untuk diangkat.

Iklan mempunyai berbagai macam jenis dan bentuk sehingga membuat pemasar mempunyai beberapa pilihan. Jenis-jenis iklan menurut isi pesannya terdiri dari: iklan komersial, iklan perusahaan, dan iklan layanan masyarakat.

Baca juga: Peran dan Fungsi Iklan Layanan Masyarakat

Macam-macam Iklan Menurut Isi Pesannya


Jenis Iklan - Iklan Komersial (Commercial Advertising)




Dalam upaya memasarkan produk, pemasar perlu mempertimbangkan beberapa langkah strategis. Salah satunya adalah memasang iklan yang menawarkan produk barang dan jasa yang dipasang di media. Iklan yang menginformasikan barang atau jasa yang ditawarkan oleh pemasar disebut dengan iklan komersial.

Media yang dapat digunakan untuk menampilkan iklan komersial bermacam-macam jenisnya. Yang paling populer adalah iklan di media massa seperti koran, majalah, radio atau televisi. Iklan di media massa itu sering disebut dengan media above the line (ATL) yang memiliki jangkauan luas namun biayanya relatif mahal. Pemasangan iklan di media massa umumnya dilakukan melalui agen atau biro iklan yang menawarkan jasa pemasangan iklan dengan tariff yang bervariasi.

Pilihan lain yaitu memasang iklan komersial melalui media luar ruang seperti spanduk, baliho, banner ataupun billboard. Iklan media luar ruang umumnya terpasang di tempat-tempat strategis yang banyak dilewati orang agar mudah terbaca bagi siapapun yang lewat. Bagi sobat yang membutuhkan media yang dapat berfungsi maksimal namun dengan biaya yang lebih murah, media below the line (BTL) adalah pilihan yang bagus. Media BTL misalnya brosur, katalog, majalah, flyer ataupun poster.

Baca juga: Tips Memasarkan Produk Lewat Iklan Testimonial

Jenis Iklan - Iklan Perusahaan (Corporate Advertising)




Berbeda dengan iklan komersial, iklan perusahaan lebih menekankan pada aspek citra perusahaan dibandingkan hanya sekadar menawarkan produk atau jasa. Iklan perusahaan umumnya dirancang dengan tujuan-tujuan tertentu yang menguntungkan perusahaan di masa datang. Tujuan utama iklan perusahaan adalah meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat.

Bagi perusahaan, jenis iklan ini dapat ditujukan kepada khalayak baik eksternal maupun internal. Yang jelas, iklan perusahaan mempunyai unsur mendidik, menginformasikan serta membentuk persepsi khalayak berkaitan dengan nilai-nilai perusahaan. Iklan perusahaan merupakan bentuk aktivitas public relations atau corporate communications.

Pesan-pesan yang terkandung dalam iklan perusahaan berhubungan dengan kompetensi manajemen perusahaan, fasilitas perusahaan, pengembangan dan penelitian produk, tujuan-tujuan perusahaan ataupun pandangan perusahaan terhadap isu-isu sosial yang sedang berkembang di masyarakat. Walau tidak dapat dirasakan secara langsung efeknya, iklan perusahaan merupakan investasi yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan perusahaan di masa datang.

Jenis Iklan - Iklan Layanan Masyarakat (Public Service Advertising)

 



Iklan tidak melulu bersifat komersial. Iklan juga mempunyai fungsi sosial yang mengangkat isu-isu atau tema-tema sosial yang berkembang di masyarakat. Jenis iklan ini disebut dengan iklan layanan masyarakat (ILM). Pihak-pihak yang sering memasang ILM umumnya yaitu institusi pemerintah dan organisasi nonprofit seperti lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, perusahaan-perusahaan komersial pun tidak ketinggalan memasang ILM dengan tema-tema sosial tertentu.

ILM dirancang agar masyarakat mempunyai kesadaran terhadap suatu isu tertentu. Misalnya, pentingnya hemat listrik agar energi dapat disimpan untuk kepentingan di masa datang. Namun kesadaran masyarakat terhadap tema sosial saja belumlah cukup. ILM diharapkan pula dapat mengubah sudut pandang masyarakat dan mendorong perilaku yang positif berkenaan dengan isu sosial yang diangkat.

Bagi perusahaan, memasang ILM berkaitan dengan aspek pencitraan. Tujuannya, agar perusahaan mempunyai citra positif di mata masyarakat dan dipandang mempunyai kepedulian terhadap isu-isu sosial masyarakat. Memang, ILM tidaklah langsung dapat mendapatkan keuntungan secara profit bagi perusahaan, tapi dapat menciptakan persepsi yang positif di masyarakat. (bitebrands)

Artikel Menarik:

Related Posts

Jenis-Jenis Iklan Menurut Isi Pesannya
4/ 5
Oleh