Selasa, 03 Mei 2016

Stella Tjia, Berbagi Pengalamannya di Dunia Make Up Artist

Stella Tjia, Berbagi Pengalamannya di Dunia Make Up Artist - Bekerja atau berkarier di dunia kecantikan banyak dilakukan terutama oleh kaum perempuan. Meski tak sedikit pula kaum pria yang menekuni bidang tersebut. Pekerjaan atau profesi di bidang kecantikan sangat beragam, salah satunya yaitu make up artist atau MUA.

Profesi ini sangat dibutuhkan dalam event-event atau kegiatan yang istimewa seperti pernikahan atau pre-wedding misalnya. Selain itu, jasa MUA berkaitan erat dengan bidang kreatif seperti fotografi, biro iklan, majalah, production house, stasiun televisi maupun artist management. Jasa MUA digunakan untuk keperluan photoshoot pada produksi iklan cetak maupun televisi, fashion lookbook atau untuk cover majalah. Melihat peluang dan kesempatan karier yang sangat luas tersebut, MUA menjadi profesi yang bergengsi.

Apalagi jika sang MUA sudah mempunyai nama dan dikenal oleh banyak orang, job-job besar maupun kecil seperti mengalir dengan sendirinya. Salah satu MUA yang sudah sekian lama malang melintang di dunia kecantikan adalah Stella Tjia. Sebagai seorang MUA, ia mempunyai pengalaman yang dibagikan pada artikel ini.

Gambar: stellatjiamakeupartist.blogspot.co.id

Yang menarik, Stella Tjia mempunyai pandangan bahwa kecantikan seseorang sudah ada pada masing-masing individu. Menurutnya, tugas seorang MUA yaitu menonjolkan kecantikan seseorang yang sudah ada dan di saat yang bersamaan, orang tersebut tetap menjadi dirinya sendiri (being herself). Berikut ini adalah hasil interview BiteBrands melalui media sosial dengan makeup artist Stella Tjia.





Baca juga: 15 Merek Produk Kosmetik/Make Up Terkenal

Interview Bersama Make Up Artis, Stella Tjia


Bisa ceritakan sedikit tentang diri kamu?
I am hardworker abis. Perfectionist. Bisa mengatur segala sesuatu dalam keadaan terjepit dan sukses. Hehehe.. Family oriented which means keluarga itu yang utama.

Apa kegiatan kamu sehari-hari?
Sehari-hari sibuk kerja. Makeup untuk photoshoot, pre-wedding, majalah, iklan, wedding, dll. Sebelum kerja sempet-sempetin bangun lebih awal buat berdoa dan olahraga dulu.

Gimana sih ceritanya kamu menjadi make up artist?
Cerita jadi MUA. Sebenarnya ini ga sengaja. Awalnya saya kuliah kedokteran sampe semester 4. Lalu ayah saya meninggal jadi saya putuskan untuk berhenti. Karena biayanya juga ga murah. Kemudian saya bekerja di sana sini sebagai freelancer. Singkat cerita ibu saya bilang "Kamu les makeup aja sana". Sebenarnya yang ingin les itu mama. Tapi karena mama udah terlalu tua katanya. Jadi saya yang disuruh. Berhubung saya juga ga ada kegiatan tetap ya uda saya les makeup. Kemudian ikut berbagai lomba tingkat nasional dan international, sampai menjuarai beberapa perlombaan. Kemudian jadi best student juga di sekolah makeup. Lalu mulai diajak foto berbagai macam majalah, iklan, dll.

Apa sih serunya merias wajah?
Serunya makeup. Kita bisa membuat seorang wanita menjadi cantik tapi tetep being herself. Jadi makeup itu ga merubah orang. Hanya menonjolkan kecantikan yang sudah dimiliki seseorang.

Apa kendala yang kamu hadapai selama menjadi make up artist?
Kendalanya itu kalo klien dari awal udah bilang "Saya ga mau makeup gini ya", "Makeup-nya jangan menor-menor", "Eye liner-nya jangan gini", "Jangan gitu", dll. Kenapa saya bilang itu kendala? Karena kalo sudah digituin, saya jadi kurang leluasa dalam bekerja. Jadi serba salah. Mau ini ga boleh, itu ga boleh. Saya jadi ga maksimal deh. Tips dari saya kalo meng-hire seorang MUA, kita jelasin cukup di awal "Saya sukanya yang soft ya" atau "Saya maunya yg bold". Kemudian semua diserahkan ke tangan MUA. Dan, satu lagi, sebelum kita meng-hire seorang MUA, pastikan kita melihat portfolio-nya. Kira-kira suka ga dengan style makeup-nya dia.

Kendala lainnya adalah kalo klien nawar alias minta diskon. "Sis, kalo makeup-nya tipis-tipis aja diskon ga?", "Sis kalo 3 orang diskon ga?". Saya jelaskan ya knapa ga bisa diskon. Pertama, ini adalah jasa. Jadi sebaiknya tidak ditawar. Kalau memang tidak masuk budget lebih baik bilang saja "Maaf sis over budget. Thanx ya". Kadang kalau sudah gitu si MUA biasanya akan bertanya "Kalo boleh tau berapa budget-nya?". Nah, selanjutnya bisa nego kalo memungkinkan. Kedua, semakin banyak yang di-makeup semakin minta diskon. Itu ga akan bisa. Kenapa? Karena masing-masing orang tetap akan di-makeup full kan dari foundation, bulu mata, dll. Kalo diskon berarti ada yang ga dipake-in bedak, ada yang ga lipstik-an, dll. Hehe... Itulah alasan kenapa MUA ga kasih diskon.





Apa saja kriteria seorang make up artist yang baik?
Kriteria MUA yang baik adalah yang bisa mengarahkan tipe makeup yang cocok untuk klien. Kita boleh bertanya apa yang disukai klien. Tipe makeup seperti apa yang diinginkan. Lalu kita sambil mengarahkan cocok ato tidaknya style tersebut dengan kepribadian klien.

Bisa ceritakan pengalaman kamu paling mengesankan selama menjadi make up artist?
Pengalaman paling mengesankan adalah saat menjuarai perlombaan tingkat international. Itu waktu menunggu pengumuman rasanya tegang, deg-degan, ga mau dengar hasilnya (takut kalah), dll. Tiba-tiba waktu pengumuman, ternyata juara!! Dan hadiahnya pun dolar. Senang bukan main. Ternyata saya bisa jadi MUA. Kenapa senang? Karena dulu waktu sekolah makeup saya dibilang "Makeup kamu kok makin lama makin jelek". Kemudian setelah lulus saya membuktikan dengan ikut berbagai lomba. Dan, ternyata juara. International pula. Kemudian karena saya menjuarai beberapa perlombaan, waktu wisuda sekolah makeup, saya jadi best student. (Wisudanya beberapa bulan setelah kursus selesai).

Pengalaman lainnya adalah saat pertama kali ditunjuk jadi pembicara untuk sebuah beauty class. Itu rasanya seneng buanget. Karena kayaknya belum pantes tapi ternyata saya diberikan sebuah kepercayaan untuk ngajar. Kemudian saat jadi pembicara brand-brand besar seperti Pantene, SKii, Lancome, dll. Dan, pengalaman lainnya adalah saat saya bisa bekerja sama dengan 2 adik saya, Selinadpko (designer) dan YanusPutrada (barberhome). Jadi saya yang makeup, Selina yang buat bajunya, dan Yanus yang styling rambut. Rasanya senang sekali bisa bekerja dengan adik sendiri.

Gimana ceritanya kamu mendapatkan job make up dari artis terkenal?
Job dari artist pertama saya peroleh dari link. Jadi saya direkomen oleh temen saya untuk makeup-in artist tersebut. Kita harus punya banyak link, nanti mereka sendiri yang akan merekomen ke orang-orang. Atau kalo ga kenalan dengan artist waktu pemotretan majalah. Tapi bisa makeup di majalah juga balik lagi ke link ato kenalan kita. Nanti mereka yang rekomen.

Gimana perasaan kamu saat merias wajah artis terkenal?
Saat makeup-in artist pertama kali itu rasanya deg-degan bukan main. Mau menggambar eyeliner aja tangannya sampai gemetar. Ga bisa lurus gitu, harus ditahan pake 2 tangan dan tahan nafas. Saking nervous-nya. Tapi semakin jam terbang kita tambah, perasaan deg-degan itu sudah hilang. Kita bisa makeup biasa seperti makeup klien. Dalam artian tangan sudah tidak gemetaran, dll.

Ada saran untuk pembaca untuk sukses berkarier di bidang kecantikan?
Untuk bisa berkarya di dunia kecantikan ini, kita harus punya ciri khusus. Style makeup yang merupakan signature kita. Sehingga orang akan mencari kita karena hanya kita yang bisa membuat makeup seperti itu. Kemudian, mental harus kuat. Karena klien itu bermacam-macam. Ada yang super baik. Ada yang kadang rese. Tapi itulah pahit manisnya dunia kerja. Ga semua baik. Jadi kita harus bisa menyiasati dengan cara sering bertemu orang sehingga kita bisa tau karakter orang dan bagaimana menghadapi mereka. Link ato kenalan juga penting. Kalo kita bagus, pasti akan direkomen dengan sendirinya. Promosi dari mulut ke mulut itu lebih manjur. Dan yang paling penting jangan lupa berdoa dan mengucap syukur dan berserah pada Tuhan. Karena Tuhanlah yang mengatur rejeki orang.

Merias wajah dengan menggunakan produk-produk kosmetik atau make up banyak dilakukan oleh kaum wanita agar terlihat lebih cantik. Meski demikian, seseorang harus tetap menjadi dirinya sendiri agar kecantikan yang sesungguhnya dapat terpancar. (bitebrands)

Kontak Stella Tjia:

Facebook: StellaTjiaMakeUpArtist
Instagram: stellatjia
YouTube: sapdo89
Blog: www.stellatjiamakeupartist.blogspot.co.id





Artikel Menarik:

Related Posts

Stella Tjia, Berbagi Pengalamannya di Dunia Make Up Artist
4/ 5
Oleh