Jumat, 23 September 2016

Jenis-jenis Angle dalam Fotografi yang Perlu Kamu Praktikkan

Jenis-jenis Angle dalam Fotografi yang Perlu Kamu Praktikkan - Kegemaran orang-orang yang sering dilakukan yaitu memotret. Hobi fotografi dapat dilakukan lewat berbagai macam kamera seperti kamera DSLR, kamera mirrorless atau kamera hape. Kehadiran handphone yang dilengkapi fitur-fitur canggih seperti kamera menjadi kelebihan tersendiri bagi yang memilikinya. Hobi memotret pun bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan di manapun.

Maraknya hobi fotografi bisa dilihat dari munculnya komunitas-komunitas pecinta fotografi yang makin banyak kita temukan di media sosial Instagram. Komunitas-komunitas fotografi tersebut acapkali melakukan meet up atau gathering yang kemudian diikuti dengan beberapa macam kegiatan seperti sharing atau memotret bareng. Lewat pertemuan itu, mereka berbagi teknik-teknik memotret yang baik agar foto yang dihasilkan makin ciamik.

Bagaimana teknik memotret yang baik? Buat kamu yang lagi belajar fotografi maupun yang sudah mahir, teknik-teknik memotret yang harus diketahui dan dipraktikkan terus menerus yaitu sudut pengambilan gambar atau angle memotret. Sudut pengambilan gambar ini selalu diterapkan oleh para fotografer baik amatir maupun yang sudah profesional. Lewat sudut pengambilan gambar yang tepat, sebuah subjek yang biasa bisa menjadi terlihat luar biasa.

Teknik atau cara pengambilan gambar dalam fotografi yaitu: high angle, low angle, eye level, bird eye, dan frog eye. Beberapa sudut pengambilan gambar itu bisa kamu praktikkan agar hasil foto kamu makin ciamik dan tidak gitu-gitu aja. Untuk memainkan angle, kamu harus bisa melihat dengan jeli objek-objek di sekitar kamu dan mampu memilih angle yang tepat. Misalnya, ketika kamu sedang berjalan di antara gedung-gedung bertingkat yang tinggi, maka kamu bisa memotret gedung-gedung tersebut dengan teknik low angle. Sebaliknya, saat kamu sedang berada di ketinggian, kamu bisa memotret gedung-gedung atau objek di bawah kamu dengan teknik high angle.

Baca juga:  10 Komunitas Fotografi Indonesia di Instagram yang Layak Kamu Kepoin

Macam-macam Sudut Pemotretan (Angle) dalam Fotografi


Angle Fotografi - High Angle


Gambar Instagram: @michaelste
Untuk mempraktikkan teknik high angle, kamu perlu berada di posisi atas atau ketinggian, misal di atas gedung, lalu memotret objek yang berada di bawah, misal orang yang sedang lewat. Dengan teknik high angle, objek akan terlihat lebih kecil dari sesungguhnya, melebar di bagian atasnya dan mengecil ke bawah.

Angle Fotografi - Eye Level/Normal Angle


Gambar Instagram: @cosmokoala
Eye level atau normal angle merupakan teknik pengambilan gambar yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Sudut pengambilan gambar ini memposisikan kamera sejajar dengan mata objek sehingga foto akan terlihat datar. Jika tinggi objek lebih pendek dari kamu, maka kamu harus membungkuk atau jongkok agar kamera bisa sejajar dengan mata objek.

Angle Fotografi - Low Angle


Gambar: n/a

Low angle dipraktikkan untuk memberikan kesan gagah, agung, dan dominan suatu objek. Kamu bisa menerapkan low angle untuk memotret objek yang lebih tinggi dari posisi kamera. Misalnya kamu hendak memotret kastil yang berada di atas tebing-tebing. Hasilnya, akan tampak suatu perspektif yang mengerucut ke bagian atas.

Angle Fotografi - Bird Eye


Gambar Instagrm: @vladviper
Sekilas teknik bird eye hampir mirip dengan high angle. Namun jika diperhatikan lebih detail, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Bird eye memberikan kesan yang melebar dan tidak memfokuskan pada suatu objek tertentu. Contoh dari penerapan bird eye yaitu foto landscape atau cityscape yang dipotret dari ketinggian.

Angle Fotografi - Frog Eye


Gambar: hypebeast.com

Jika kamu pernah melihat foto dengan tampilan yang seperti menyentuh lantai atau tanah, maka itulah yang disebut dengan frog eye. Untuk menerapkan frog eye, kamera harus diletakkan pada posisi yang sangat rendah. Misalnya kamu hendak memotret sepatu sneakers, maka kamera diletakkan sejajar dengan sepatu tersebut. Teknik ini terbilang susah diterapkan untuk kamera yang tidak memiliki flexible LCD karena kamu kesulitan untuk untuk melihat LCD dan cukup mengandalkan intuisi ketika memotret.

Sudut-sudut pengambilan gambar di atas merupakan cara memotret agar foto kamu terlihat makin bagus. Mungkin objek yang kamu bidik biasa saja. Namun, dengan pemilihan angle yang tepat, foto yang dihasilkan akan memiliki nilai estetika yang tinggi dan memberikan kesan yang lebih kuat. (bitebrands)

Artikel Menarik:

Related Posts

Jenis-jenis Angle dalam Fotografi yang Perlu Kamu Praktikkan
4/ 5
Oleh