Rabu, 28 Desember 2016

13 Merek Streetwear Ternama yang Menarik Perhatian Penggemar Fashion

13 Merek Streetwear Ternama yang Menarik Perhatian Penggemar Fashion - Dunia fashion yang dinamis melahirkan kultur yang memiliki banyak penggemar, yaitu streetwear. Jenis pakaian streetwear yang cenderung casual dan non formal sangat cocok dipakai untuk jalan-jalan santai maupun hangout bersama teman. Streetwear juga menciptakan suatu komunitas tersendiri yang sangat loyal terhadap brand tertentu. Di Indonesia, streetwear menjadi konsep yang diusung oleh banyak merek clothing distro lokal.

Apa itu streetwear? Istilah streetwear mungkin sangat sulit untuk didefinisikan secara jelas. Mengingat, dunia fashion yang selalu berubah secara dinamis, maka istilah streetwear bisa saja mengalami perluasan makna. Namun, kita dapat menemukan petunjuk dengan mengacu pada aneka macam pakaian yang sering dipakai di jalanan seperti graphic t-shirt, celana jeans, hoodie, sweatshirt, snapback hingga sepatu sneakers.

Kultur jalanan seperti musik hip-hop, punk, olahraga aksi skateboard dan surfing hingga seni jalanan (street art) seperti graffiti ikut mempengaruhi dan menjadi inspirasi bagi berkembangnya streetwear. Kehadiran brand-brand streetwear terkenal di dunia banyak di antaranya yang dimotori oleh penggiat olahraga aksi atau seniman. Kota-kota di dunia yang melahirkan banyak brand streetwear ternama misalnya Los Angeles, New York, California, dan Tokyo.

Kebebasan berekspresi dengan slogan "Do It Yourself" menjadi pijakan bagi kebanyakan brand-brand streetwear untuk menarik penggemar terutama dari kalangan muda. Lewat produk-produk fashion mereka menanamkan pesan-pesan yang cenderung mendobrak kemapanan dan menggelorakan budaya perlawanan (counter culture) khas anak muda yang bisa saja bersifat provokatif dan subversif.


Baca juga: 15 Merek Surfwear yang Populer dan Sangat Digemari

Brand Streetwear yang Terkenal di Dunia


1) Merek Streetwear - Stüssy


via IG; @stussy

Pada tahun 1980, Shawn Stussy menuliskan tanda tangan dengan marker di papan selancar hasil buatannya. Tanda tangan itu lalu ditempelkan pada papan selancar di daerah pantai Laguna, California yang kemudian menjadi logo resmi Stüssy. Ia mengembangkan bisnisnya dengan menjual berbagai macam pakaian, membuka beberapa toko pada tahun 1990-an, dan menuai kesuksesan di kemudian hari. Selanjutnya, Stüssy menjadi brand streetwear yang sangat berpengaruh di dunia fashion dan menjadi favorit banyak orang.

Outlet resmi Stüssy berlokasi di Los Angeles, New York, Seattle, Vancouver dan di beberapa negara seperti Italia, Malaysia, Taiwan, Singapura, dan lainnya. Aneka macam produk fashion Stüssy untuk pria maupun wanita yang selalu update di antaranya jaket, t-shirt, hoodie, sweater, aneka macam topi seperti snapback, buckethat, dan beanie, aksesoris, kemeja, serta celana.

2) Merek Streetwear - Supreme


via hypebeast.com

Supreme, merek streetwear ini dikenal dengan logonya yang berbentuk kotak berwarna merah dan huruf Futura Heavy Oblique di dalamnya. Adalah James Jebbia sang arsitek di balik kesuksesan Supreme yang kemudian dikenal di seantero dunia. Supreme yang diluncurkan pada tahun 1994 sangat lekat dengan kultur jalanan terutama skateboard.

Hal itu dibuktikan Supreme dengan menyediakan peralatan skateboard dan tempat yang luas untuk mengakomodasi para skaters di toko pertamanya di Lafayatte Street, Manhattan, New York. Selain perlengkapan skateboard, Supreme menyediakan beragam produk fashion seperti kaos dengan bahan katun, kemeja, celana, bomber jacket, sweater, hoodie, dan sebagainya.

Supreme juga kerap berkolaborasi dengan brand-brand terkenal lainnya untuk menarik audiens lebih banyak lagi. Kolaborasi Supreme dengan beberapa merek fashion terkenal seperti Vans, Nike, Timberland, Levi's, Comme des Garçons, The North Face diwujudkan dalam produk-produk terbaru yang berkualitas tinggi. Produk-produk Supreme umumnya diproduksi secara terbatas dan menjadi incaran penggemar streetwear untuk dikoleksi.

3) Merek Streetwear - Undefeated


via clothescafe.ca

Undefeated atau disebut dengan UNDFTD yang didirikan oleh James Bond dan Eddie Cruz sejak tahun 2011 sering melakukan kolaborasi dengan brand-brand fashion terkenal. Sebut saja Nike, New Balance, Bape, Asics, Vans, Converse, dan lainnya berkolaborasi dengan Undefeated untuk menghasilkan model-model sepatu sneakers terbaru.

Toko resmi yang Undefeated terletak di Los Angeles, Tokyo, dan California menyediakan beragam sepatu sneakers yang keren. Selain sepatu sneakers, Undefeated juga menjual macam-macam pakaian seperti kaos, jaket, flannel, jaket, hoodie, sandal, topi, dan sebagainya.

4) Merek Streetwear - Anti Social Social Club


via IG: @antisocialsocialclub

Kemunculan merek streetwear yang terbilang fenomenal ini mencuri perhatian banyak orang terutama mereka yang mengikuti perkembangan dunia internet. Anti Social Social Club sebenarnya lahir bukan dimaksudkan untuk menjadi brand seperti pada umumnya. Kenyataannya, Anti Social Social Club merupakan hasil luapan emosi dan kegelisahan Neek Lurk yang sering merasa depresi dan absurd dalam kehidupannya sehari-hari. Sesuatu yang benar-benar keluar dari dalam jiwa dan perasaan terdalamnya.

Kesan negatif dan suram memang begitu kentara dalam setiap produk-produk yang diluncurkan Anti Social Social Club. Hal itu sangatlah kontradiksi dengan warna-warna pastel yang berkesan soft dan digunakan dalam produk-produk Anti Social Social Club seperti hoodie, t-shirts, flannel, jaket maupun topi. Anehnya, produk-produk Anti Social Social Club dengan susunan kalimat pernyataan bernada negatif banyak disukai orang. Dalam situs resminya, seluruh produk Anti Social Social Club yang original laris terjual alias sold out. Seperti kehadirannya yang diliputi misteri, tidak diketahui pula bagaimana kelanjutan Anti Social Social Club ini.

4) Merek Streetwear - HUF


via IG: @hufworldwide

Kegemaran Keith Hufnagel bermain skateboard di jalanan New York mengantarkannya menjadi skater profesional di kemudian hari. Kepindahannya ke San Fransisco yaitu untuk lebih menekuni dunia skateboard secara lebih serius. Di kota San Fransisco pula, pada tahun 2002, ia memulai bisnisnya dengan mengusung konsep skateboard, streetwear, dan sneakers yang dinamakan HUF.

Brand streetwear HUF berkembang menjadi produsen pakaian premium, sepatu, dan peralatan skateboard dengan kualitas terbaik. Koleksi terbaru HUF meliputi kaos, hoodie, jaket, kemeja, celana, aneka macam topi, dan sepatu dengan model-model yang bervariasi.

6) Merek Streetwear - Rebel8


via IG: @rebel8

Kultur jalanan yang dipengaruhi oleh skateboard, seni tato, punk, dan graffiti sangat melekat pada brand streetwear populer, Rebel8. Semangat kebebasan dengan perilaku "Do It Yourself" tercermin pada nama Rebel8 itu sendiri yang dikenal dengan logonya berupa angka "8" dengan simbol berlian di dalamnya yang berkesan gothic. Rebel8 lahir berkat kolaborasi antara Joshy D, seorang pebisnis, dan Mike Giant yang gemar membuat tato dan graffiti.

Hasil karya seni ilustrasi Mike Giant banyak mewarnai produk-produk yang diluncurkan Rebel8. Produk pertamanya yaitu kaos bertuliskan Rebel8 yang mulai dipasarkan pada tahun 2003. Pengaruh seni Mike Giant begitu melekat pada produk-produk Rebel8 yang proses desainnya dimulai dari gambar manual dengan tangan. Bagi Mike Giant, Rebel8 menjadi media yang sangat tepat untuk menuangkan ide dan kreativitasnya. Dan terbukti, Rebel8 menjadi brand streetwear yang disukai dan mendapatkan banyak penggemar.

7) Merek Streetwear - OBEY


via IG: @obeyclothing

Medium seni jalanan seperti stiker, stencil grafitti, dan poster menjadi inspirasi bagi Shepard Fairy, street artist, untuk menuangkan ide-idenya. Idenya yang paling fenomenal yaitu menampilkan sosok seorang pegulat bernama André the Giant pada stiker yang dimulai pada tahun 1989. Tak dinyana, stiker bergambar André the Giant itu lalu tersebar di setiap sudut kota dan sering terlihat di jalanan. Selanjutnya, karya Shepard Fairy berkembang dengan berbagai variasi desain dan medium serta menjadi semacam kampanye jalanan yang meluas ke seluruh dunia.

Kampanye jalanan itu terus berlanjut dan muncullah slogan "OBEY" dengan gambar André the Giant yang lebih ikonik. Pada tahun 2001, lahirlah OBEY yang menjadi kanvas bagi Shepard Fairy untuk mengekspresikan seni dan pesan-pesan propaganda yang bersifat politis dan melawan kemapanan. Produk-produk OBEY meliputi kaos bergambar dan tulisan, hoodie, jaket, celana, kemeja, sweatshirt, dan aksesoris yang bisa dipakai oleh pria maupun wanita.



Baca juga: 40+ Logo Toko Baju Distro Merek Lokal

8) Merek Streetwear - A Bathing Ape


via IG: @bape_japan

Nama brand streetwear asal Tokyo, Jepang ini terinspirasi dari sebuah film populer Planet of the Apes. Dari film itu, muncullah nama "A Bathing Ape" atau dikenal juga dengan "BAPE". Nigo adalah sang pendiri A Bathing Ape yang memiliki karakter original dan produk fashion yang ikonik seperti "Ape Head", "Bape Camo", "Shark Hoodie", "Baby Milo", dan lainnya.

Kemunculan A Bathing Ape yang sensasional menarik perhatian pecinta fashion dan menjadi ikon streetwear Jepang yang dikenal di seluruh dunia. Tercatat beberapa rapper ternama dunia memakai dan mempromosikan BAPE lewat lagu-lagunya seperti Lil' Wayne, Pharel Williams, Kanye West, dan Clipse. Produk-produk BAPE terbaru yang diperuntukkan bagi pria, wanita, dan anak-anak misalnya kaos, kemeja, celana, akesoris, jaket, dan aneka macam sepatu.

9) Merek Streetwear - Diamond Supply Co.


via IG: @diamondsupplyco

Nicholas Tershay yang dikenal dengan nama Nick Diamond merupakan orang di balik brand streetwear terkenal, Diamond Supply Co. yang mulai diluncurkan pada tahun 1998. Awalnya, ia memulai bisnisnya dengan menjual beragam peralatan skateboard di kota San Fransisco lalu memindahkan ke kota Los Angeles dua tahun kemudian. Pada tahun 2002, ia mengembangkan bisnisnya dengan bekerjasama dengan rapper terkenal Kanye West dan perusahaan ternama Karmaloop.

Lewat inovasi dan kolaborasi yang dilakukan, Diamond Supply Co. menjadi salah satu merek streetwear terdepan di dunia. Tak hanya memikat komunitas skateboard, Diamond Supply Co. berupaya menjadi lifestyle brand dengan produk-produk fashion-nya. Produk-produk Diamond Supply Co. di antaranya yaitu kaos, jaket, denim, celana, tank top, dan aneka model sepatu sneakers dan casual.

10) Merek Streetwear - Mishka / МИШКА


via IG: @mishkagram

Kultur jalanan di New York pada tahun 1980-an yang kental dengan nuansa hip-hop, punk, dan street art menjadi inspirasi bagi lahirnya Mishka atau МИШКА. Brand streetwear populer yang didirikan oleh Mikhail Bortnik dan Greg Rivera ini dikenal dengan desain ilustrasi yang sangat unik dan menjadi ikonnya. Sebut saja simbol bola mata yang disebut dengan "Keep Watch", karakter bernama "Death Adder",  dan logo beruang yang dinamakan "Bearmop".

Outlet Mishka dapat ditemukan di kota-kota seperti Brooklyn, Los Angeles, San Fransisco, dan Tokyo. Distributor resmi Mishka tersebar di beberapa negara seperti Denmark, Taiwan, Jepang, China, Jerman, dan lainnya. Produk-produk Mishka yang meliputi kaos dan kemeja banyak menonjolkan grafis dengan warna-warna yang berkesan nge-pop maupun warna monokrom. Selain itu, ada beragam produk fashion lainnya seperti hoodie, jaket, tank top, macam-macam aksesoris seperti kacamata, casing iPhone, patch, dan gantungan kunci. Ada pula topi, celana pendek, celana jogger, dan kaos kaki.

11) Merek Streetwear - WTAPS


via IG: @wtaps_dailypics

Berawal di jalan Harajuku, kota Tokyo, pada tahun 1993, Tetsu Nishiyama yang dikenal dengan TET memulai bisnisnya dengan brand Forty Percents Against Rights. Di kemudian hari, ia membuat clothing label bernama WTAPS (dibaca: double taps) pada tahun 1996. Clothing line yang dikembangkan TET berakar pada kehidupan sehari-hari dengan konsep “Placing things where they should be”.

Toko flagship WTAPS yang pertama yaitu GIP-Store yang berlokasi di Tokyo dengan koleksi produk yang paling lengkap. Koleksi terbaru WTAPS meliputi jaket, hoodie, aneka macam tas, t-shirt dengan berbagai bentuk desain, sweatshirt, dan lainnya.

12) Merek Streetwear - Billionaire Boys Club


via IG: @bbcicecream

Pharrel Williams yang dikenal sebagai rapper kondang berkolaborasi dengan Nigo, pendiri BAPE, untuk mengembangkan bisnis clothing bersama. Kolaborasi di antara keduanya menghasilkan merek streetwear bernama Billionaire Boys Club (BBC) and Ice Cream. Kemunculan brand streetwear pada tahun 2005 ini mengundang perhatian pecinta streetwear karena keduanya memiliki pengaruh dan akar yang kuat dalam kultur jalanan.

Desain-desain BBC banyak terinspirasi dari luar angkasa seperti yang terlihat pada logo yang menampilkan simbol astronot. Demikian juga dengan grafis yang ditampilkan pada pakaian seperti kaos misalnya. Produk-produk yang dijual BBC yaitu t-shirt, sweatshirt, jaket, topi, sweater, dan aksesoris. Selain itu, BBC memiliki lini bisnis yang diperuntukkan bagi cewek dengan nama Billionaire Girls Club (BGC).

13) Merek Streetwear - SSUR


via IG: @ssur

SSUR merupakan brand streetwear yang didirikan oleh Russ Karablin pada tahun 1990. Dengan SSUR, ia pernah mengkreasikan produk-produk yang memparodikan fashion label ternama. Sebut saja produk-produk SSUR bertuliskan "Comme de Fuckdown" yang merupakan parodi dari fashion brand terkenal Come de Garçons.

Parodi SSUR lainnya yang menarik perhatian penggemar streetwear yaitu produk bertuliskan "Channel Zero". Koleksi produk SSUR meliputi macam-macam pakaian seperti kemeja, kaos, sweater, hoodie, celana, jaket, dan lainnya dengan ukuran, warna, dan model yang bervariasi.

Aneka macam model pakaian berkembang dan banyak dipengaruhi oleh lingkungan seperti halnya yang terjadi pada streetwear. Kultur jalanan yang memiliki komunitas tersendiri menjadi inspirasi bagi lahirnya brand-brand streetwear yang kemudian disukai banyak orang. (bitebrands)



Artikel terkait:

Related Posts

13 Merek Streetwear Ternama yang Menarik Perhatian Penggemar Fashion
4/ 5
Oleh