• Latest Posts

    08/02/17

    Contoh-contoh Media Iklan Above The Line (ATL) untuk Promosi Brand

    Contoh-contoh Media Iklan Above The Line (ATL) untuk Promosi Brand - Media promosi yang tepat dan efektif menjadi faktor pendukung bagi perusahaan untuk memasarkan produk dan jasanya. Pemilihan media promosi yang tepat membutuhkan perencanaan yang matang. Selain itu, memahami kelebihan dan kelebihan media promosi menjadi hal yang mutlak diperlukan sebelum mulai memasang iklan.

    Salah satu media iklan yang sering dimanfaatkan oleh pemasar dan pengiklan yaitu above the line (ATL). Apa itu ATL? Periklanan above the line menggunakan media-media massa populer yang bisa menyampaikan informasi dalam jangkauan yang luas dan waktu yang relatif singkat. Jenis-jenis media massa yang menjadi pilihan pengiklan yaitu televisi, radio, majalah, internet, media luar ruang, dan surat kabar.

    Masing-masing media massa tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Dalam aspek komunikasi pemasaran terpadu, media-media massa ter
    sebut dapat dipadukan antara satu dengan yang lain agar mencapai hasil yang maksimal. Memilih media iklan tentu harus mempertimbangkan pula anggaran yang harus dikeluarkan. Jika memiliki anggaran iklan yang terbatas, maka pengiklan bisa memilih media iklan yang dinilai paling terjangkau dengan hasil yang paling maksimal.

    Baca juga: Pengertian, Definisi Promosi dan Kenapa Pebisnis Perlu Melakukannya

    Jenis-jenis Media Iklan Above The Line


    1) Media Iklan ATL - Televisi




    Media massa seperti televisi masih menjadi primadona bagi sebagian besar masyarakat Indonesia untuk mencari informasi maupun mendapatkan hiburan. Stasiun televisi swasta pun semakin banyak bermunculan dan sangat bervariasi dengan segmen atau audiensnya masing-masing. Beragam pilihan stasiun televisi dan program/acara unggulan yang mereka sajikan tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi pemirsa.

    Pihak advertiser tentu tidak sembarangan dalam memasang iklan televisi atau disebut dengan television commercial (TVC). Dan mereka hanya mau memasang iklan di program acara yang memiliki banyak pemirsa dan menjadi unggulan stasiun televisi. Oleh karena itu, stasiun televisi berlomba-lomba membuat acara tv sekreatif dan semenarik mungkin untuk menjaring pemirsa sebanyak-banyaknya.

    Dengan pemirsa yang banyak dan rating program tv yang tinggi, maka stasiun tv berkesempatan untuk memperoleh advertiser dan memasang slot iklan di acara tersebut. Iklan televisi menjadi pilihan terbaik advertiser karena kemampuannya dalam menyebarluaskan informasi secara serentak dalam waktu yang relatif singkat. Nah, bagi pemirsa mungkin saja merasa terganggu dengan banyaknya iklan di televisi sehingga dapat dengan mudah berganti-ganti channel untuk menghindari tampilan iklan. Hal itu menjadi kelemahan iklan televisi yang menjadi tantangan tersendiri bagi pihak pemasang iklan maupun stasiun tv.

    2) Media Iklan ATL - Surat Kabar


    Gambar: Pinterest.com

    Meski sudah ada teknologi informasi seperti internet yang canggih, namun surat kabar atau koran cetak masih menjadi pilihan bagi kebanyakan orang. Perkembangan teknologi internet memang mengancam eksistensi koran sebagai media informasi yang dulunya menjadi favorit. Salah satu antisipasi dari dampak perkembangan teknologi internet, pihak penerbit koran tak hanya menerbitkan koran dalam bentuk cetak namun ada juga versi digital atau disebut dengan e-paper.

    Surat kabar itu sendiri ada beberapa macam yaitu koran nasional dan koran lokal. Koran nasional menjadi pilihan bagi advertiser yang menginginkan jangakauan (coverage) yang luas hingga ke seluruh propinsi di Indonesia. Meski demikian, koran lokal tetap menjadi pilihan bagi pengiklan yang menyasar audiens yang tinggal di wilayah regional tertentu.

    Iklan surat kabar ada yang dicetak secara full colour maupun hitam putih (black and white). Pemilihan itu tentu sangat mempengaruhi harga pemasangan iklan yang berdampak pula pada reaksi atau respon pembaca. Iklan yang ditampilkan secara berwarna tentu lebih mampu menarik perhatian pembaca dibandingkan iklan hitam-putih. Iklan display di koran menampilkan gambar, teks atau kombinasi keduanya dengan ukuran bervariasi. Lain halnya dengan iklan baris yang hanya menampilkan teks saja untuk menampilkan informasi.

    3) Media Iklan ATL - Majalah


    Gambar: webresourcesfree.com

    Nasib majalah cetak sebagai media informasi populer tak beda jauh dengan surat kabar yang mulai tersingkir oleh hadirnya internet. Banyak majalah terkenal yang dulunya menjadi idola bahkan harus berhenti terbit karena beberapa alasan. Namun demikian, beberapa majalah populer tetap terbit dalam format cetak atau berganti platform menjadi media digital.

    Majalah menjadi pilihan bagi pengiklan karena memiliki audiens yang sangat segmented. Misalnya majalah tentang pariwisata tentu memiliki pembaca yang memiliki kegemaran atau hobi traveling. Hal itu menarik bagi pebisnis pariwisata seperti pemilik hotel, restoran, rental mobil, agen travel untuk mempromosikan produk atau jasanya di majalah tersebut.

    Kualitas bahan kertas yang dipakai oleh majalah terbilang eksklusif baik bagian dalam maupun sampul luarnya. Kelebihan majalah itu menjadi pembeda dibandingkan dengan media cetak lainnya sehingga membuat pembaca merasa lebih nyaman. Dengan kertas yang eksklusif dan kualitas cetakan yang lebih bagus, majalah mampu menampilkan gambar dan teks dengan lebih baik sehingga bisa menjadi media promosi yang efektif.




    Baca juga: 9 Cara Promosi di Instagram yang Efektif Agar Dagangan Cepat Laku

    4) Media Iklan ATL - Radio




    Mendengarkan radio adalah kegemaran yang bisa dilakukan baik di waktu senggang maupun saat beraktivitas. Bagi pemusik atau penyanyi yang mengeluarkan single atau lagu, radio menjadi indikator bahwa lagu yang dirilis tersebut banyak diminati. Lagu yang banyak disukai tentu memiliki banyak permintaan (request) agar lagu tersebut diputar dan diperdengarkan.

    Oleh karena itu, peran dan fungsi radio tak bisa disepelekan meski  banyak media komunikasi lainnya yang lebih interaktif. Kehadiran internet, membuat pihak stasiun radio meluncurkan streaming untuk mempertahankan eksistensinya. Hal itu tentu membuat radio tetap memiliki penggemar dan menjadi pilihan bagi pengiklan untuk menyebarkan pesan-pesan merek.

    Radio disiarkan secara nasional maupun regional berdasarkan frekuensi tertentu dengan mengutamakan suara sebagai penyampai informasi. Oleh karena itu, pihak pengiklan perlu membuat iklan radio yang bisa menggugah pendengar dengan lebih menekankan pada aspek audio agar pesan lebih mudah dipahami. Orang biasanya mendengarkan radio sambil melakukan aktivitas lain yang manjadi hambatan bagi pihak pengiklan. Untuk itu, advertiser harus membuat iklan radio yang benar-benar bisa memancing pendengar untuk menyimak iklan yang sedang diputar.

    5) Media Iklan ATL - Billboard


    Gambar: theultralinx.com

    Billboard merupakan media luar ruang (outdoor advertising) yang memiliki ukuran raksasa dan biasa ditempatkan di titik-titik strategis. Penempatan billboard yang dipasang di tempat yang ramai dan sering dilewati orang merupakan cara terbaik agar iklan dapat dilihat dengan mudah. Ukuran billboard atau papan reklame yang berukuran besar tentu sangat mencolok dan bisa menarik perhatian orang yang lewat dalam sekejap.

    Jenis-jenis billboard bisa berbentuk vertikal atau horisontal yang ditempatkan di pinggir jalan dengan bantuan tiang dan rangka yang kokoh. Tiang dan rangka billboard yang kokoh sangatlah diperlukan agar papan iklan tidak mudah roboh terutama ketika diterpa angin kencang. Ada pula jenis billboard bando yang dipasang secara melintang di atas jalan raya, di jembatan layang atau jembatan penyebarangan.

    Billboard bisa menampilkan iklan di salah satu sisi maupun di kedua sisinya yang dilengkapi pula dengan lampu untuk penerangan di malam hari. Penerangan billboard bisa berupa lampu-lampu yang dipasang di bagian pinggir papan iklan dan ada juga yan berada di bagian dalam seperti neonbox. Gambar iklan yang dipasang di papan reklame dicetak dengan menggunakan teknologi digital printing atau mesin plotter yang mampu mencetak dengan ukuran besar.

    6) Media Iklan ATL - Internet


    youtube.com

    Kemunculan internet yang mulai booming di Indonesia sejak awal tahun 2000-an telah mengubah perilaku dan cara berkomunikasi orang. Dulunya, internet hanya dapat diakses lewat komputer PC atau laptop, kini setiap orang bisa mengakses internet dengan mudah lewat smartphone kesayangan. Media-media cetak seperti koran atau majalah mulai berangsur-angsur menggunakan media online untuk menyebarkan informasi secara massal.

    Maka muncullah media informasi baru seperti e-paper atau e-magazine yang bisa diakses oleh pembaca lewat aplikasi handphone atau website. Masyarakat pun cenderung memilih media online sebagai pilihan utama dalam mendapatkan informasi. Kehadiran media sosial populer seperti Facebook, Twitter, atau YouTube hingga blog yang menjadi primadona membuat para pengiklan tertarik untuk memasang iklan online. Apalagi media sosial memiliki kelebihan yaitu pengiklan bisa mendapatkan respon atau feedback dalam waktu seketika.

    Pemasangan iklan secara online merupakan cara paling ampuh dalam menyebarkan informasi merek di tengah era teknologi informasi seperti sekarang. Jenis-jenis iklan online pun bermunculan yang menjadi pilihan bagi advertiser untuk memasang iklannya. Misalnya iklan lewat Google seperti Google Adwords atau Google Adsense yang banyak digunakan oleh pengiklan. Ada pula pengiklan yang menggunakan media sosial dengan beriklan di media sosial populer seperti iklan di Facebook, Twitter atau Instagram. Selain itu, ada pula macam-macam iklan online seperti iklan banner/display, sponsored content, native ads, PPC (pay per click), CPA (cost per action), dan sejenisnya.

    Mempromosikan produk dan jasa melalui iklan ATL adalah cara yang acapkali dilakukan pemilik brand atau perusahaan. Dengan memahami contoh-contoh media iklan ATL beserta kelebihan dan kelemahannya, pengiklan bisa mengoptimalkan periklanan untuk mendapatkan hasil yang sesuai target pemasaran. (bitebrands)




    Artikel Menarik:
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Poskan Komentar

    Item Reviewed: Contoh-contoh Media Iklan Above The Line (ATL) untuk Promosi Brand Rating: 5 Reviewed By: biteb rands
    Scroll to Top