Header Ads

Peran Penting Media Sosial dalam Membangun dan Memasarkan Brand

Peran Penting Media Sosial dalam Membangun dan Memasarkan Brand – Indonesia dapat dikatakan sebagai salah satu negara yang memiliki pengguna sosial media terbanyak di dunia. Facebook, Youtube, Twitter, Instagram, Line, BBM, dan WhatsApp hanyalah segelintir dari sekian banyak jejaring sosial yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia.

Tingginya statistik pengguna jejaring sosial setiap bulannya menjadi pasar yang terbuka lebar bagi para pebisnis untuk memperkenalkan produk mereka. Melalui media sosial ini pulalah pengguna dapat mengakses berbagai macam dan jenis informasi termasuk informasi sebuah produk. Bahkan total pengguna media sosial di Indonesia saja mencapai jutaan jiwa yang rata-rata mengakses media sosial minimal 1 kali dalam sebulan. Maka tak heran bila banyak pemilik bisnis yang memasarkan produk milik mereka ke masyarakat luas melalui media sosial.

Gambar via kekitaan.com


Pengertian Media Sosial


Sebelum mengetahui apa saja manfaat yang akan kamu dapatkan ketika menggunakan media sosial sebagai sarana membangun dan memasarkan brand, ada baiknya kita mengingat kembali apa itu media sosial. Secara umum, media sosial dapat diartikan sebagai suatu media online yang mana setiap pengguna dapat dengan mudah berkomunikasi satu sama lain, berkontribusi dan menciptakan suatu karya, berbagi pengalaman dan cerita berbasis web yang dikemas menjadi suatu dialog interaktif antara seluruh pengguna.

Sementara itu, menurut Kaplan dan Haenlein, sosial media merupakan sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas ideologi dan teknologi Web 2.0 dan memungkinkan penciptaan serta penukaran user generated content. Melalui media sosial ini, kamu dapat saling berbagi informasi, berkomunikasi, memberi komentar dengan seluruh pengguna media sosial dalam waktu yang sangat singkat.

Terlebih lagi saat ini, pesatnya perkembangan teknologi dan informasi sangat mendukung penggunaan media sosial serta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Sekarang saja kamu dapat membuka media sosial Facebook atau Twitter hanya dengan menggunakan satu kali klik. Bahkan kamu juga dapat selalu terhubung pada media sosial tersebut melalui smartphone. Dengan selalu terhubung, setiap pengguna akan selalu update dengan informasi-informasi terkini.

Salah satu penyebab populernya media sosial yaitu masyarakat merasa diuntungkan karena dapat memiliki sebuah media sendiri. Jika dibandingkan dengan memiliki media konvensional seperti koran, televisi, dan radio, tentunya akan membutuhkan banyak sekali biaya. Sementara dengan menggunakan media sosial, seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses informasi di manapun, kapanpun, dengan cepat tanpa batas.

Manfaat Media Sosial Bagi Pemilik Bisnis


Pada umumnya, manfaat media sosial telah kita bahas pada point di atas. Namun, dengan seiring perkembangan zaman, media sosial kerap dijadikan sebagai media promosi/pemasaran suatu produk maupun jasa yang sering disebut dengan social media marketing. Bagi pemilik bisnis, manfaat media sosial tak hanya sebagai media online untuk berkomunikasi saja. Pada dasarnya adalah komunikasi, namun di sini pemilik bisnis lebih menekankan pada pengenalan produk atau jasa yang mereka miliki kepada masyarakat luas.

Dengan besarnya cakupan media sosial, kamu dapat mengoptimalkan penggunaannya agar dapat membangun dan memasarkan brand. Jika kamu menggunakan media konvensional untuk membangun dan memasarkan brand, tentu akan memakan biaya yang tidak murah. Contohnya, kamu menggunakan media televisi untuk memasarkan produk. Kamu membutuhkan sejumlah uang yang tidak sedikit pula. Akan tetapi, dengan menggunakan media sosial kamu dapat memasarkan brand yang kamu miliki dengan biaya jauh lebih murah.

Selain sebagai sarana komunikasi dengan biaya yang sangat murah, berikut beberapa 10 manfaat media sosial yang dapat kamu nikmati untuk mengembangkan dan memasarkan brand.

1. Pusat informasi pelanggan


Dengan mengenal pelanggan lebih dekat lagi, kamu telah memiliki salah satu kunci kesuksesan dalam berbisnis. Melalui media sosial, kamu dapat lebih mudah mengenal seperti apa pelanggan kamu dibandingkan tanpa menggunakan media sosial. Bahkan kamu juga dapat mengetahui beberapa informasi yang sangat penting seperti bahasa mereka, usia, jenis kelamin dan lain sebagainya hanya melalui media sosial. Informasi-informasi ini sangat penting untuk membantu proses pemasaran brand kepada konsumen tertarget.

Kamu juga dapat memanfaatkan trend usia pengguna aktif pada setiap akun media sosial yang kemudian dapat dijadikan bahan acuan dalam proses mengembangkan serta memasarkan brand. Contohnya, kamu ingin menganalisa rata-rata pengguna media sosial berdasarkan rentang usia yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa di suatu daerah tertentu.

Berdasarkan data yang kamu miliki, ternyata remaja lebih mendominasi penggunaan media sosial. Jadi kamu dapat menciptakan atau memberikan inovasi terbaru pada suatu produk yang sangat cocok bagi konsumen dengan usia remaja. Dengan mengetahui target konsumen yang tepat, dapat memberikan keuntungan yang lebih pada bisnis kamu.

2. Media pencarian target konsumen yang efektif dan efisien


Jika kamu ingin mengirimkan pesan kepada konsumen dengan target yang lebih spesifik berdasarkan lokasi mereka, kamu dapat menggunakan geo-targeting. Yaitu suatu tools online yang mampu mencari informasi pengguna layanan berdasarkan kriteria tertentu. Pada beberapa media sosial, fitur targeting tersebut telah tersedia dan cara penggunaannya pun cukup tidak sulit.

Sebagai contoh, jika kamu ingin memasarkan suatu brand, katakanlah bisnis kamu bergerak pada bidang jasa traveling. Kamu bisa memanfaatkan media sosial yang dapat meng-upload gambar atau video singkat yang dapat menandai suatu lokasi. Salah satu media sosial yang dapat melakukan hal tersebut adalah Instagram.

Kenapa demikian? Dengan menggunakan Instagram, kamu dapat meng-upload gambar atau video singkat sebuah destinasi wisata, fenomena alam, dan lain sebagainya. Kamu juga dapat menggunakan fitur location atau #hashtag. Dengan demikian, kamu dapat memasarkan brand yang sesuai dengan jenis bisnis kamu, yaitu meng-upload gambar lokasi wisata serta memberikan tanda pada lokasi dan memberikan #hashtag. Sehingga pemasaran kamu lebih tertarget serta dapat menarik konsumen yang potensial.

3. Perluasan target pasar


Dalam ilmu manajemen, perluasan pasar sangat diperlukan untuk mengembangkan dan memasarkan produk dengan tujuan agar bisnis yang kamu jalani dapat berkembang dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan menggunakan media sosial, kamu dapat memperluas target pasar hingga menemukan konsumen baru yang potensial.

Contohnya, jika kamu ingin mencari konsumen potensial yang berada di sekitar lokasi bisnis, kamu dapat memanfaatkan fitur custom search yang terdapat pada beberapa media sosial seperti Facebook, Instagram, Google+, dan lain sebagainya. Pada jejaring sosial tersebut, kamu dapat memanfaatkan fitur location untuk menemukan calon konsumen potensial yang berada disekitar lokasi bisnis kamu.

Sementara itu, untuk mencari konsumen kamu dapat menggunakan #hashtag yang berkaitan dengan lini bisnis kamu. Langkah selanjutnya kamu dapat follow/like/comment pada posting-an milik mereka dengan tujuan agar mereka mengetahui keberadaan bisnis dan produk yang kamu miliki. Hal ini dapat kamu lakukan di manapun kamu berada bahkan kamu dapat mencari calon konsumen potensial di seluruh penjuru dunia selama masih menggunakan media sosial yang sama.




Baca juga: Macam-macam Promosi di Instagram Disertai Contoh Bergambar

4. Kemudahan untuk memberikan feedback secara langsung


Dalam dunia bisnis, feedback dari konsumen sangat penting. Kenapa demikian? Dengan adanya saran dan masukan dari konsumen, kamu dapat memperbaiki beberapa kekurangan produk yang kamu miliki. Oleh karena itu, feedback dari konsumen dapat dijadikan komponen utama dalam pengembangan produk. Sosial media dapat memberikan fitur tersebut. Kamu dapat menerima positive maupun negative feedback dari konsumen.

Contoh sederhananya, ketika kamu memasarkan produk baru melalui media sosial maka secara langsung kamu dapat mengetahui pendapat konsumen mengenai produk tersebut melalui fitur comment. Kamu juga bisa mengetahui pendapat konsumen mengenai suatu produk dengan cara mempelajari cara-cara konsumen dalam menggunakan produk kamu.

Misalnya kamu menggunakan fans page Facebook dalam memasarkan brand, secara langsung konsumen yang menggunakan Facebook dapat memberikan masukan berupa saran/kritik/pertanyaan pada kolom komentar atau pun konsumen juga dapat mengirim pesan kepada kamu melalui fitur pesan pada fans page Facebook. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui respon konsumen terhadap seluruh produk yang kamu pasarkan. Seluruh masukan dapat kamu jadikan sebagai pertimbangan dalam memperbaiki kualitas produk.

5. Pemantauan kompetitor


Melalui media sosial, kamu dapat memantau teknik pemasaran apa yang digunakan kompetitor dalam memperkenalkan produk mereka. Caranya, kamu dapat mencari situs jejaring sosial kompetitor lalu menganalisa teknik apa yang mereka gunakan. Selain itu, kamu juga dapat melihat siapa saja yang menjadi followers kompetitor serta seluruh aktivitas baik posting-an, komentar, dan like followers mereka. Secara tidak langsung, kamu juga dapat mengetahui apa yang diinginkan konsumen melalui media sosial kompetitor.

6. Meningkatkan pengunjung website dan rangking search engine


Jika bisnis kamu telah memiliki website, kamu dapat meningkatkan pengunjung website dengan menggunakan media sosial. Tak sampai di situ saja, apabila informasi yang mereka dapatkan melalui website kamu dapat menjawab pertanyaan mereka dan sangat bermanfaat sekali, seringkali pengunjung akan melakukan sharing informasi tersebut melalui media sosial.

Dengan banyaknya lalu lintas menuju website kamu melalui media sosial, secara tidak langsung website kamu akan mendapatkan rangking yang bagus di search engine. Kenapa bisa demikian? Karena salah satu faktor yang dapat meningkatkan SEO website adalah backlink yang berasal dari website berkualitas. Sementara itu, media sosial merupakan contoh website yang berkualitas.

7. Kecepatan dan keakuratan informasi


Sebelum adanya media sosial, proses pemasaran dilakukan secara konvensional yaitu melalui media televisi, radio, koran, brosur, dan media cetak lainnya. Dengan cara tersebut, proses pemasaran cenderung lebih lama. Sementara itu, melalui media sosial, kamu dapat dengan cepat menyebarkan informasi ke berbagai belahan dunia sekalipun. Kamu juga dapat menentukan kriteria-kriteria pengguna yang sesuai dengan produk yang kamu tawarkan sehingga proses penyebara informasi dapat lebih cepat dan akurat.

Jika dibandingkan dengan search engine, penyebaran informasi melalui media sosial lebih cepat. Hal ini dikarenakan search engine membutuhkan waktu beberapa jam/hari/minggu untuk mengindeks informasi yang kamu sebarkan. Sedangkan media sosial menyebarkan informasi secara real time.

8. Membantu konsumen untuk mengenal bisnis kamu


Tak hanya pemilik bisnis, media sosial dapat digunakan oleh siapapun termasuk konsumen ataupun kompetitor. Mereka dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai produk yang kamu miliki melalui media sosial. Semakin meningkatnya pengguna smartphone, mengakibatkan arus keluar masuk media sosial semakin meningkat. Bahkan kini konsumen dapat mencari informasi mengenai suatu produk hanya melalui ujung jari mereka.

Sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk, konsumen akan mencari tahu informasi mengenai produk tersebut melalui media sosial. Hal ini dilakukan untuk melihat rangking produk kamu di media sosial. Konsumen akan menilai produk kamu melalui jumlah followers, like, dan isi komentar. Yang terutama adalah komentar. Jika banyak komentar negatif pada produk kamu, maka secara tidak langsung konsumen akan menganggap bahwa produk kamu tidak berkualitas.

9. Lebih dekat dengan konsumen


Kedekatan tidak dapat terjadi begitu saja. Kamu butuh upaya yang maksimal untuk menjalin kedekatan dengan konsumen. Dilihat dari tujuan utamanya, sosial media merupakan jejaring layanan komunikasi antara setiap pengguna. Jadi, kamu dapat menjalin hubungan yang baik dengan konsumen. Penting untuk diketahui, menjalin hubungan yang baik dengan konsumen dilakukan sebelum, ketika, dan setelah konsumen menggunakan produk/jasa kamu.

10. Meningkatkan brand awareness promosi berbiaya rendah


Kami rasa kamu sudah tahu besarnya biaya promosi secara konvensional. Namun, dengan menggunakan media sosial, kamu dapat meminimalisir biaya promosi. Bahkan kamu dapat mempromosikan produk tanpa biaya sekalipun dan tentunya tanpa menggunakan jasa pengiklan seperti Facebook Ads dan lain-lain. Kamu hanya membutuhkan sedikit waktu, tenaga, dan pikiran untuk memasarkan produk melalui media sosial.

Meskipun tanpa menggunakan iklan, kamu juga dapat menjangkau konsumen secara luas karena media sosial dapat digunakan oleh siapapun. Namun perlu kamu ketahui, untuk mendapatkan konsumen potensial tanpa menggunakan iklan, kamu harus menyajikan konten yang menarik minat konsumen untuk melihatnya. Misalnya, jika kamu ingin mem-posting foto, maka gunakanlah foto dengan kualitas baik sehingga mudah dipahami dan dapat menarik minat calon konsumen. (Roland Mardani)





Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.