Header Ads

Berniat untuk Menjadi Pengusaha Sukses? Ini 15 Mindset yang Harus Dimiliki

Berniat untuk Menjadi Pengusaha Sukses? Ini 15 Mindset yang Harus Dimiliki — Banyak orang yang lebih nyaman untuk bekerja sebagai karyawan kantoran dengan alasan adanya gaji bulanan yang membuat mereka merasa nyaman. Namun dengan menjadi seorang karyawan, mau tidak mau kamu akan menjalani rutinitas yang membosankan dan harus dijalankan setiap harinya. Agar kamu dapat terlepas dari suasana tersebut maka kumpulkanlah modal dan mulailah untuk beralih profesi menjadi seorang entrepreneur.

Menjadi seorang pengusaha mengharuskan kamu memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan sebagai seorang pekerja kantoran. Seorang pengusaha harus menempa mental agar dapat menjadi orang yang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan juga berpikir kreatif. Bukan cuma itu saja, kamu diharuskan pula untuk memiliki mindset seorang pengusaha agar dapat bertahan dengan bisnis yang dijalankan. Apa saja mindset yang harus dimiliki?

mindset pola pikir pengusaha pebisnis sukses berhasil cara menjadi menaikkan omset pendapatan penghasilan tips trik strategi peluang karir
Gambar via wikinut.com

1. Bertanggung jawab dengan setiap masalah dan keputusan yang diambil


Sebagai seorang pengusaha, kamu memiliki kesempatan untuk menciptakan segala sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada. Hal ini tentu sangat berbeda saat menjadi seorang pekerja, di mana kamu tinggal menjalankan segala tugas yang diberikan dan tidak perlu berpikir keras atas baik buruknya kontribusi yang dijalankan.

Mindset di atas harus kamu ubah. Sebab, untuk menjadi seorang enterpreneur, tanggung jawab bukan hanya untuk diri pribadi tetapi juga bertanggung jawab terhadap kesejahteraan bisnis dan tim yang dimiliki.

2. Miliki visi jangka pendek dan jangka panjang yang berjalan beriringan


Saat kamu menjadi karyawan dan bekerja untuk orang lain, biasanya kamu akan fokus terhadap segala hal yang bersifat jangka pendek saja. Saat menjadi seorang pengusaha, pola pikir yang demikian harus kamu ubah dan mulai membangun visi jangka pendek dan jangka panjang yang berjalan beriringan. Jangan pernah malas untuk mewujudkan setiap visi dan ide yang ada dalam pikiran kamu.

3. Ubah ketidaknyamanan menjadi sebuah zona nyaman


Menjadi seorang pengusaha mengharuskan kamu untuk berpikir berbeda dan tidak biasa. Ide-ide serta keinginan di dalam pikiran harus kamu jalankan dengan terencana agar mampu mendatangkan keuntungan dan juga reputasi terhadap usaha yang sedang dibangun. Keluar dari zona nyaman sebagai seorang pekerja dan jadikan ketidaknyamanan yang kamu rasakan sebagai proses pembelajaran.

4. Jangan pernah berhenti belajar


Di saat kamu menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan, biasanya kamu membutuhkan sebuah keterampilan yang spesifik agar mampu menyelesaikan pekerjaan yang diminta. Hal ini sangat berbeda dengan seorang pengusaha. Sebab, kamu dituntut untuk terus belajar seumur hidup. Kesuksesan sebuah bisnis dilahirkan dari proses pembelajaran yang dilakukan tanpa henti dan berkesinambungan. Dengan belajar, kamu dapat lebih waspada terhadap segala bentuk perubahan yang terjadi.

5.Belajar mencintai bisnis yang sedang dibangun


Menjadi seorang pekerja mengharuskan kamu untuk menyelesaikan setiap pekerjaan yang tidak disukainya. Namun, saat kamu telah menjadi pengusaha, kamu diberi kesempatan untuk memiliki bidang pekerjaan yang akan kamu cintai. Oleh karena itu, kamu harus mencintai bisnis yang sedang dibangun agar dapat menjadi perusahaan yang besar dan berkembang.

6. Jangan takut untuk melanggar aturan


Di saat kamu melanggar aturan saat bekerja dalam perusahaan, maka konsekuensi yang akan kamu dapatkan adalah pemecatan dari pimpinan. Hal tersebut tidak berlaku bagi seorang pengusaha. Sebab, melanggar aturan dan kebiasaan konvensional artinya menemukan cara baru untuk memajukan bisnis ke depannya. Sah-sah saja untuk menjadi berbeda dalam mencapai kesuksesan, selama hal tersebut halal dilakukan dan tidak menggangu hak dan kepentingan orang lain.

7. Harus bersedia mendedikasikan waktu yang tak terbatas


Jadwal yang dimiliki seorang pekerja kantoran adalah pukul 8 pagi sampai jam 5 sore. Itulah jadwal yang harus mereka patuhi. Hal tersebut tidak berlaku bagi seorang pengusaha. Sebab, kamu harus mendedikasikan waktu lebih banyak dari pekerja kantoran. Kamu membutuhkan waktu yang tidak terbatas untuk membangun kesuksesan sebuah bisnis. Temukan beragam inovasi baru dalam keadaan santai agar kamu tidak merasa terbebani dengan waktu yang dimiliki.





Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membangun Bisnis Event Organizer (EO)

8. Jangan menunda dan lakukan sekarang


Banyak orang yang merasa bingung dengan saat yang tepat untuk keluar dari zona nyaman pekerja dan menjadi seorang pengusaha. Hal yang kamu butuhkan hanya satu yaitu berani memulai dari sekarang dan jangan menunda lagi. Belajar merintis usaha dari kecil dan mintalah bantuan dari orang-orang terdekat dan juga keluarga.

Tidak ada yang langsung sukses saat merintis usaha yang sedang dijalankan. Majulah dengan semangat dan berikan dedikasi yang besar untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Yakinkan diri kamu sendiri untuk memilih menjalankan bisnis yang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki.

9. Seorang pengusaha harus berani mengambil risiko


Menjadi seorang pengusaha mengharuskan kamu memiliki sikap yang berani untuk mengambil risiko dari setiap keputusan dan tindakan yang diambil. Mindset ini sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pengusaha. Keberanian diperlukan saat kamu telah memiliki strategi yang dipikirkan dengan matang.

Banyak sekali ide-ide yang cemerlang dimiliki oleh seorang pengusaha, namun mereka tidak berani untuk mengambil aksi dari rencana tersebut. Ide cemerlang hanya berhenti pada ide saja dan tidak ada keberanian untuk mengambil langkah nyata. Keberanian menjalankan ide yang dimiliki membuat kamu merasa yakin dengan bisnis yang sedang diperjuangkan.

10. Pandai mengatur strategi


Menjadi seorang entrepreneur mengharuskan kamu untuk memiliki kemampuan dalam menyusun strategi. Strategi di dalam bisnis merupakan sekumpulan hal yang perlu dilakukan agar tetap menjaga dan mengembangkan bisnis yang dimiliki. Strategi sangat bermanfaat saat bisnis yang sedang kamu jalani berada di dalam kondisi iklim yang kurang mendukung. Di lain pihak, ketika iklim bisnis sedang mendukung, strategi sangat bermanfaat untuk bertahan di tengah persaingan dengan jenis usaha yang lain untuk mendapatkan pasar.

Kemampuan menyusun strategi akan memungkinkan kamu memiliki strategi yang lain di saat strategi yang sebelumnya dilihat kurang berhasil diterapkan. Kemampuan seperti ini akan memungkinkan kamu memiliki strategi cadangan yang tidak pernah habis, sehingga bisnis yang dikerjakan tetap berkembang.

11. Selalu mencari peluang yang ada


Agar dapat menjaga bisnis yang dijalankan tetap lancar, sebagai seorang pengusaha, kamu harus memiliki mindset untuk menemukan peluang yang baru. Jangan menjadi orang yang membatasi kemampuan dan potensi yang dimiliki dengan berhenti pada satu titik saja. Menjadi seorang pengusaha mengharuskan kamu untuk bisa peka terhadap segala peluang baru yang datang dan mengambil peluang setelah ada perencanaan yang matang.

Kamu tidak bisa duduk manis dan pasrah menunggu peluang untuk datang dengan sendirinya. Menjadi seorang pengusaha harus aktif menjalin hubungan dengan banyak pihak untuk menemukan peluang-peluang baru yang bisa dikerjakan.

12.Jangan lelah berpikir kreatif


Berpikir kreatif bukan hanya perlu dimiliki oleh seorang seniman saja. Seorang entrepreneur juga harus memiliki pikiran yang kreatif. Seorang pengusaha butuh berpikir kreatif untuk bisa menemukan hal-hal yang selama ini tidak terpikirkan oleh orang lain. Metode berpikir kreatif dan jarang terpikirkan oleh orang lain sering kali disebut dengan “out of the box”.

Sebagai seorang pengusaha, kamu dituntut untuk memiliki ide-ide yang cemerlang dan memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Berpikir kreatif bukan hanya kamu tunjukkan lewat konsep dasar bisnis atau produk, tetapi juga ditunjukkan melalui model pengemasan produk, cara memasarkan produk, strategi iklan, pelayanan yang diberikan kepada konsumen, sampai cara membuat bisnis yang dijalankan tidak berhenti.

Berpikir kreatif membutuhkan banyak energi yang harus kamu curahkan. Dengan memiliki mindset seperti ini, bisnis yang kamu miliki akan selalu mengalami pembaruan-pembaruan setiap saat.

13.Terus bertindak dan tidak hanya berencana


Hal yang seringkali menjadi permasalahan seseorang yang akan masuk ke dalam dunia bisnis adalah mewujudkan ide yang ada. Kekhawatiran akan selalu muncul mulai dari bagaimana kalau rugi, bagaimana kalau pasar tidak menerima produk, dan berbagai kekhawatiran lain yang menjadikan ide bisnis tidak akan terwujud. Apa artinya ide bisnis yang kamu miliki jika tidak diwujudkan, sebab keuntungan yang kamu harapkan tidak akan pernah tercapai.

Oleh karena itu, mindset pengusaha adalah kamu harus memiliki orientasi pada tindakan. Sekecil apapun ide yang dimiliki harus diiringi dengan kemampuan mewujudkan ide yang ada. Meskipun demikian, tindakan yang kamu ambil harus dilakukan dengan perencanaan yang matang, persiapan untuk menjalani strategi, dan kesadaran bahwa ada kemungkinan ide yang dijalankan mungkin saja tidak berhasil. Lebih baik ide yang ada kamu jalankan dan diwujudkan, dibandingkan ide tersebut mati dan tidak pernah diwujudkan sama sekali.

14.Belajar untuk fokus


Pernahkan kamu mendengar cerita tentang seorang pengusaha tusuk gigi. Di dalam cerita tersebut dikisahkan boleh saja kamu hanya mengembangkan usaha mulai dari hal yang kecil, seperti sebuah tusuk gigi. Namun, kamu harus memastikan bahwa setiap orang yang ada di daerah sekitar datang ke tempat kamu di saat mereka membutuhkan tusuk gigi. Artinya, boleh saja produk yang kamu miliki kecil dan memiliki nilai yang rendah. Namun, di saat produk tersebut menjadi kebutuhan oleh banyak orang, maka produk tersebut tidak bisa lagi dikatakan sebagai produk yang bernilai rendah.

Agar kamu dapat mencapai hal ini diperlukan sebuah fokus. Fokus dalam hal menaruh dana, energi, dan pikiran yang ada dalam satu usaha agar kamu terlihat menonjol dibandingkan dengan pesaing yang lain. Setelah bisnis yang dimiliki telah mencapai posisi yang meningkat dan stabil, maka mulailah berpikir untuk mengembangkan jenis usaha yang lain.

15.Miliki kemampuan komunikasi yang baik


Seorang pebisnis tidak dapat berdiri sendiri saat akan menjalankan usaha yang dimiliki. Kamu pasti akan terhubung dengan banyak orang yang menjadi rekanan ataupun konsumen usaha. Tidak jarang, kamu hanya membutuhkan modal berupa hubungan yang baik agar dapat memperoleh peluang-peluang usaha yang luar biasa.

Bagaimana untuk bisa menjalin hubungan yang baik dengan banyak orang? Hal pertama yang harus kamu latih adalah kemampuan berkomunikasi dengan baik kepada banyak orang. Hal ini bisa kamu tunjukkan dengan berbicara menggunakan bahasa yang sopan, gerak tubuh yang menghormati, menepati janji dengan datang tepat waktu, dan juga jujur mengutarakan sesuatu hal.

Kamu harus memiliki pola pikir bahwa setiap orang yang kamu temui adalah investasi yang bisa saja suatu saat akan mendatangkan peluang-peluang di masa yang mendatang. Pola pikir apa yang telah kamu miliki untuk menjadi seorang pengusaha sobat?

Kami berharap 15 mindset pengusaha di atas dapat kamu miliki agar mampu menjadi seorang pengusaha yang sukses di masa mendatang. (Wahyu Utama)





Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.