Header Ads

Ketahui Kuncinya! Ini 10 Cara Menjadi Sales yang Sukses

Ketahui Kuncinya! Ini 10 Cara Menjadi Sales yang Sukses — Seorang sales adalah garda terdepan yang menjadikan produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan dapat dilihat dan digunakan oleh para konsumen. Tanpa adanya sales, mustahil perusahaan dapat meningkatkan pendapatan dan terus berkembang dari sebelumnya.

Karena hal itulah, posisi seorang sales sangat penting di dalam sebuah perusahaan. Beberapa kemampuan untuk menjadi seorang sales yang sukses dapat kamu pelajari lewat latihan, pengalaman, dan juga jam terbang. Dengan kerja keras melatih diri menjadi lebih baik, maka bukan hal mustahil kamu dapat menjadi seorang sales yang sukses.

tips trik cara strategi pemasaran marketing penjualan menaikkan omset pendapatan jitu ampuh efektif sukses berhasil profesional komunikasi
Gambar via blog.oxfordcollegeofmarketing.com

1. Sales yang sukses mampu melihat prospek


Mendapatkan prospek penjualan dapat diibaratkan seperti sedang menambang emas. Artinya, kamu harus memahami perbedaan antara bijih emas dan batu kerikil. Caranya? Sebagai seorang sales, kamu harus memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi sebuah prospek. Keterampilan melihat prospek sangat penting kamu miliki agar dapat menjadi seorang sales yang sukses.

Lalu apa jadinya jika kamu tidak bisa melihat prospek yang tepat? Banyak sekali waktu yang akan terbuang percuma, jika kamu mengerahkan upaya kepada setiap prospek yang tidak menghasilkan. Ingatlah, tidak semua prospek dapat dikonversi menjadi sebuah penjualan. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman yang dalam dan mata yang jeli agar kamu dapat terbiasa melakukan hal di atas.

2. Kamu harus pandai membangun hubungan


Banyak dari sales yang hanya mengedepankan komunikasi saat mereka berhubungan dengan seorang target penjualan. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut, komunikasi memang sangat penting dalam dunia sales. Tapi, itu bukan satu-satunya cara.

Hal yang lebih penting adalah membangun koneksi yaitu kemampuan kamu untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Hubungan yang baik sangat berbeda dengan basa-basi yang seringkali dilakukan oleh sales. Basa-basi akan menimbulkan kesan bahwa kamu tidak tulus membangun hubungan dengan mereka.

Solusinya? Tunjukkan kepada mereka yang menjadi target penjualan bahwa kamu peduli terhadap permasalahan mereka dan bersedia membantu memecahkan masalah dengan memberikan sebuah solusi. Di saat kamu melakukan hal ini, maka kamu otomatis mendapatkan sebuah kepercayaan dari klien potensial dan ada kemungkinan terjadinya penjualan.

3. Jangan bertanya seperti orang bodoh


Di saat kamu melontarkan pertanyaan yang bodoh dan tidak tepat, maka jawaban yang akan didapatkan tidak akan mempu menghasilkan penjualan. Mengapa bisa demikian? Hal yang harus dipahami adalah kamu tidak hanya menawarkan produk atau jasa. Sebab seorang sales lebih luas dari itu, yaitu mereka mampu memberikan layanan, memberikan solusi, dan mampu memecahkan permasalahan.

Agar kamu dapat memberikan solusi yang tepat, maka kamu harus benar-benar paham dengan masalah yang dihadapi klien. Cara yang benar agar kamu dapat menemukan permasalahan adalah dengan menanyakan hal yang tepat. Agar kamu dapat bertanya dengan cerdas, maka diperlukan kemampuan untuk memilih kalimat yang membantu, relevan, dan spesifik. Apabila kamu telah mendapatkan jawaban yang dibutuhkan, barulah kamu dapat menawarkan produk atau layanan sebagai solusi permasalahan mereka.

4. Sales bukan hanya berbicara, tetapi mampu menjadi pendengar


Terdapat sebuah fakta yang mencengangkan, yaitu kemampuan mendengar dapat meningkatkan kinerja yang dimiliki oleh seorang sales. Namun yang sangat disayangkan adalah kemampuan untuk mendengarkan adalah kemampuan yang paling sedikit dimiliki oleh seorang sales.

Mengapa mendengarkan itu perlu? Seorang sales yang mampu menjadi seorang pendengar dapat membangun hubungan yang baik dengan para klien potensial. Sebab, dengan mendengar dapat membantu menunjukkan bahwa mereka peduli terhadap permasalahan yang dimiliki klien. Seringkali, klien potensial akan memberikan informasi yang sangat penting di dalam sebuah percakapan. Tanpa adanya kemampuan mendengar yang baik, kamu bisa saja tidak memperhatikan dan pada akhirnya akan kehilangan kesempatan untuk merespon dengan cepat.

5. Jangan khawatir dengan penolakan!


Dapat dipastikan saat kamu berusaha menjual kepada calon klien selalu saja ada penolakan dalam berbagai bentuk. Sebagai seorang sales yang tangguh, maka diperlukan kemampuan untuk menangani penolakan dari calon klien.

Daryl Spreiter mengungkapkan bahwa penolakan adalah hal yang tidak bisa kamu hindari. Namun, jangan melihat sebuah penolakan sebagai kesempatan yang selalu tertutup. Cara yang bijak saat menghadapi penolakan adalah dengan memahami mengapa calon klien menolak. Hal ini perlu kamu pahami dengan segera agar dapat sukses menjual di masa depan.

Daryl Spreiter kembali menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat orang menolak meliputi permasalahan persepsi, kurangnya pengetahuan, dan lain sebagainya.





Baca juga: Cara Menjual Produk Melalui Sales Promotion Girls (SPG)

6. Memiliki manajemen waktu yang baik


Saat berbicara tentang manajemen waktu memang terdengar mudah untuk dilakukan. Nyatanya, kamu membutuhkan pengendalian diri yang kuat dan seringkali susah untuk dilakukan. Mungkin sebagian besar berpikir bahwa manajemen waktu merupakan perencanaan penjualan jauh-jauh hari atau menjadwalkan pertemuan dengan para klien.

Benarkah demikian? Memang demikian salah satu contoh manajemen waktu. Namun, di dalam manajemen waktu kamu juga membutuhkan fleksibiitas, sikap disiplin, dan juga kemampuan adaptasi. Seringkali, para sales terjebak pada tugas-tugas di luar jadwal yang direncanakan. Hal itulah yang menjadi tantangan terbesar dalam sebuah manajemen waktu, yaitu menghadapi keadaan yang di luar perencanaan. Di saat permasalahan datang dan mengharuskan kamu mengambil tindakan dengan segera, maka kamu harus tahu cara menghadapi masalah tersebut tanpa mengorbankan rencana yang telah disusun sebelumnya.

7. Pengetahuan produk yang baik


Apa jadinya jika seorang salesman tidak memiliki pengetahuan mendalam terhadap sebuah produk? Tentu, seorang salesman tersebut akan kesulitan untuk mempengaruhi calon konsumen. Mengapa bisa demikian? Sebab, saat berpromosi kepada calon konsumen atau klien, kamu tidak mampu menjelaskan tentang kelebihan dari produk yang sedang dipasarkan dan tidak bisa menjawab berbagai pertanyaan yang mereka ajukan.

Oleh karena itulah, kemampuan menguasai produk sangat penting untuk kamu miliki sebagai seorang salesman. Dengan pengetahuan yang kamu miliki akan dapat menjawab semua pertanyaan dari calon konsumen dan mengubah pola pikir mereka.

8. Pendekatan kepada konsumen


Menjadi seorang salesman yang sukses artinya harus dapat melakukan pendekatan kepada calon konsumen tersebut. Bagaimana melakukan pendekatan dengan konsumen? Ada banyak sekali cara, salah satunya adalah dengan melihat karakteristik calon konsumen sebelum kamu melakukan promosi produk. Selain itu, kamu juga harus memahami apa yang konsumen butuhkan dan siapa yang menjadi konsumen tersebut.

Cara yang lain? Tentu saja ada. Kamu bisa juga melihat calon konsumen dari sifat dan pendidikan yang mereka miliki agar dapat menentukan promosi terbaik untuk produk tersebut. Semakin baik kamu memahami karakteristik calon konsumen maka akan semakin besar juga peluang kamu untuk dapat mempengaruhi mereka.

9. Komunikasi persuasif yang tepat


Apa yang kamu ketahui tentang komunikasi, sobat? Jika kamu berpikiran bahwa komunikasi hanya sekedar menyampaikan kata-kata, maka kamu harus segera mengoreksinya. Komunikasi lebih dari itu. Sebab, dengan komunikasi kamu harus mampu menyampaikan pesan dengan tepat. Tujuannya apa? Agar orang yang kamu ajak berbicara tertarik dan terpengaruh dengan apa yang sedang kamu bicarakan.

Bagaimana melakukan komunikasi persuasif yang tepat? Caranya, kamu harus dapat menggunakan bahasa yang tepat dan intonasi bicara yang baik agar dapat mempengaruhi keberhasilan promosi yang dilakukan. Jangan pernah berbicara kasar dan bahasa yang tidak tepat kepada calon konsumen. Calon konsumen yang kamu ajak bicara tidak akan mau membeli produk, bahkan bisa saja mereka membenci produk yang kamu tawarkan.

10. Miliki mental yang kuat


Seorang salesman tidak jarang mendapatkan hinaan dan penolakan dari para calon konsumen atau klien. Jika kamu tidak memiliki mental yang kuat, maka akan sangat sulit untuk melakukan pekerjaan ini. Cara terbaik untuk menyikapi penolakan, kamu bisa menganggap penolakan tersebut sebagai kegagalan yang tertunda. Sehingga, kamu bisa berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dalam memasarkan produk. Sikap mental yang tanggguh dan kuat inilah yang akan menjadikan kamu seorang salesman yang sukses.

Tips Menjadi Saleman Hebat dari Joe Girard


Dalam dunia sales internasional, nama Joe Girard adalah salah satu nama yang sangat fenomenal. Ia terkenal dalam dunia sales karena prestasi yang mampu ia tunjukkan saat bekerja sebagai seorang sales. Bayangkan saja, di saat orang lain hanya mampu menjual sebanyak 1 mobil saja setiap hari, Joe Girard mampu menjual sebanyak 3 mobil dalam sehari. Bahkan, ia pernah menjual sebanyak 6 buah mobil dalam sehari.

Apa yang membuatnya bisa menjual banyak mobil tersebut? Apa rahasianya? Ini beberapa tips yang dibagikan oleh Joe Girard agar kamu dapat mejadi salesman sukses seperti beliau.

1. Jangan mencampur masalah pribadi dan profesional


Apapun pekerjaan yang dimiliki kamu dituntut untuk menjadi seorang yang profesional. Begitu juga dengan seorang salesman apapun masalah yang menimpa, kamu harus selalu tampak menarik dihadapan para konsumen atau klien. Hal inilah yang dilakukan oleh Joe Girard saat menjadi seorang penjual.

Ia mengatakan bahwa dirinya harus berusaha untuk selalu tetap ceria meskipun kondisi buruk sedang menimpa. Saat kamu melakukan hal demikian, maka suasana ceria dapat tercipta antara salesman dan juga konsumen. Artinya, calon konsumen dapat lebih yakin kepada kamu dan tentunya akan meningkatkan kemungkinan pembelian yang dilakukan oleh konsumen.

2. Calon konsumen adalah raja


Prinsip klien adalah raja selalu dipegang teguh oleh Joe Girard dan prinsip ini juga yang harus diterapkan oleh seorang salesman sukses. Prinsip konsumen adalah raja artinya sebagai seorang salesman, kamu harus memperlakukan mereka layaknya seorang raja dalam menghormatinya. Contohnya seperti ini, di saat kamu membuat janji bertemu dengan konsumen, maka sebagai salesman yang bertanggung jawab kamu harus menepati janji tersebut.

Jangan pernah membatalkan janji yang dibuat. Hal di atas sangat penting dilakukan dalam dunia jual beli. Dengan menepati janji kamu bisa membuat para konsumen lebih percaya dan yakin. Kepercayaan merupakan hal yang sangat berharga bagi seorang salesman, maka dari itu jangan menganggap sepele perihal yang satu ini.

3. Tidak memberikan informasi yang lengkap dan jujur


Meskipun sebagai seorang salesman kamu dituntut untuk menjual produk sebanyak-banyaknya, bukan berarti hal tersebut harus dicapai dengan memberikan informasi yang salah dan tidak tepat. Hal tersebut fatal jika kamu lakukan, meskipun pada awalnya konsumen tertipu dan membeli produk yang kamu tawarkan.

Tapi ingatlah di masa depan, konsumen akan sadar dengan sendirinya bahwa kamu menyampaikan informasi yang salah kepada mereka dan tidak akan kembali membeli produk karena merasa telah dibohongi. Hal tersebut tentu tidak akan terjadi jika kamu telah menyampaikan informasi yang benar dan sesuai fakta. Keberlangsungan hubungan dengan klien akan terus baik di masa depan dan mereka akan memberikan kepercayaan kepada kamu.

Itulah beberapa tips agar kamu dapat menjadi seorang salesman yang sukses, lengkap dengan tips yang diberikan oleh ahli di bidangnya. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan kamu berkaitan dengan dunia sales. (Wahyu Utama)





Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.