Header Ads

Perhatikan 7 Kriteria Brand Ambassador yang Membuat Reputasi Perusahaan Makin Meroket

Perhatikan 7 Kriteria Brand Ambassador yang Membuat Reputasi Perusahaan Makin Meroket — Di tengah banjirnya informasi serta jutaan produk dan layanan jasa yang ada saat ini, konsumen dihujani banyak pilihan dan alternatif. Sebaliknya, perusahaan sebagai penyedia jasa dan produk justru mengalami berbagai tantangan dan rintangan untuk belajar bagaimana meraih pasar atau konsumen.

Salah satu caranya adalah perusahaan merangkul brand ambassador. Brand ambassador dipandang sebagai cara yang efektif untuk memberikan kesaksian yang kredibel mengenai organisasi dan melalui efek word of mouth marketing yang dapat mempengaruhi orang lain melalui jaringan dan hubungan mereka.

kriteria brand ambassador endorser selebriti artis bintang film instagram tepat ideal cocok cara memilih tips trik strategi marketing sales penjualan pemasaran promosi advertising periklanan media sosial digital online jenis macam syarat yang baik
Gambar via firebrandtalent.com

Konsumen akan tertarik pada merek yang memungkinkan mereka menciptakan atau mewakili konsep diri mereka yang diinginkan, yang seringkali digambarkan secara ideal oleh brand ambassador. Konsumen membuat koneksi self-brand karena mereka menemukan kesesuaian antara konsep diri dan citra merek mereka. Dari penelitian yang dilakukan oleh Crowdtap, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang branding di Amerika menunjukkan bahwa 70% konsumen cenderung akan lebih yakin membeli sebuah produk atau merek jika produk tersebut direkomendasikan oleh orang terdekat atau individu yang ia percayai.

Penelitian juga membuktikan bahwa daya tarik brand ambassador yang berasal dari kalangan selebritas, keahlian dan kepercayaan dapat mendorong persepsi konsumen terhadap merek atau produk tertentu. Keberadaan brand ambassador juga diharapkan dapat membantu membangun dan menyebarkan identitas produk kepada konsumen dan individu di sekelilingnya. Untuk itu, brand manager atau penanggung jawab merek memiliki tuntutan untuk harus jeli dalam menyesuaikan antara karakter dan personality brand ambassador dengan merek atau produk yang ditawarkan.

Kesuksesan Perusahaan dengan Brand Ambassador


Saat ini, sudah tak terhitung banyaknya perusahaan yang memanfaatkan keberadaan brand ambassador. Sebut saja Oppo – sebuah merek ponsel yang menggandeng beberapa pesohor Indonesia seperti Isyana Sarasvati, Rio Haryanto, Chelsea Islan, Reza Rahardian, dan terakhir Raisa Andriana. Kelima pesohor tersebut dianggap mewakili citra brand Oppo yang memposisikan diri sebagai perangkat selfie terbaik.

Lalu, aktris Dian Sastrowardoyo dan Hamish Daud yang ditunjuk oleh sebuah operator seluler terkenal di Indonesia yaitu PT XL Axiata Tbk (XL) untuk produk pasca bayar atau XL Prioritas. Citra kedua aktor dan aktris Indonesia tersebut dianggap mewakili dan mampu membentuk citra layanan XL Prioritas sebagai layanan komunikasi yang stabil kapanpun dan di manapun, sesuai dengan gaya hidup, profesi serta kesibukan keduanya.

Tokopedia atau Toped sebagai sebuah startup lokal juga tak luput dari memanfaatkan brand ambassador untuk mendongkrak citra perusahaan. Toped sempat menunjuk Chelsea Islan dan Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador. Walaupun, Isyana sempat mengalami blunder akibat cuitannya di sebuah media sosial yang tak seharusnya diucapkan oleh brand ambassador.

Tak hanya melulu pemasaran tradisional, beberapa brand juga menggaet selebritas atau selebgram Indonesia untuk menjadi brand ambassador secara daring. Sebut saja GoJek Indonesia yang menunjuk penyanyi jazz Andien Aisyah serta aktris kenamaan, Atiqah Hasiholan sebagai sarana promosi brand tersebut di akun media sosial keduanya. Langkah ini juga diikuti oleh beberapa produk kecantikan, kosmetika, olahraga bahkan katering sehat yang memanfaatkan keberadaan selebritas atau tokoh tersohor sebagai brand ambassador bisnis mereka secara daring.

Kriteria Brand Ambassador yang Baik dan Ideal


Memilih seorang brand ambassador bukanlah perkara yang mudah. Duta merek harus memiliki beberapa kriteria yang khusus untuk bisa mewakili citra perusahaan atau merek. Bukan hanya sekedar penampilan fisik saja, namun lebih dari itu. Sikap, perilaku, kemampuan intelegensia, bahkan gaya hidup atau lifestyle mereka pun juga bisa menjadi pertimbangan khusus.

Lalu, apa saja sebenarnya kriteria yang harus dimiliki oleh seorang brand ambassador. Adanya kriteria ini akan mempermudah kamu saat merasa harus mempergunakan brand ambassador yang cocok untuk bisnis kamu.

1. Memiliki pengetahuan serta inovatif dalam pemasaran


Menjadi duta merek berarti seseorang secara otomatis akan menjadi perwakilan pemasaran perusahaan. Lalu, apa pentingnya pengetahuan dan inovasi di bidang pemasaran ini? Meskipun brand ambassador serta fans brand atau produk kamu tak membutuhkan gelar pemasaran, namun setidaknya mereka harus memiliki pemahaman dasar tentang prinsip-prinsip inti pemasaran.

Brand ambassador perlu memahami pasar dan gagasan singkat tentang perannya sebagai duta perusahaan. Duta merek pun perlu menjalani beberapa pelatihan untuk meningkatkan kemampuannya. Ketahui pengalaman mereka sebelumnya dalam memasarkan produk. Ajukan pertanyaan selama wawancara dan perusahaan tentu akan memiliki gagasan tentang berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk melatih brand ambassador tersebut.

Selain itu, duta merek dituntut untuk menjadi inovatif. Keterlibatan duta merek akan mengumpulkan umpan balik berdasarkan pengalaman mereka dengan produk atau layanan perusahaan, serta percakapan mereka dengan pelanggan dan kompetitor, tentu akan membuat duta merek dapat mengidentifikasi masalah dan kecenderungan yang dirasakan oleh orang lain sebagai konsumen. Untuk itu, ada baiknya apabila brand ambassador bisa memberikan saran dan perbaikan yang bermanfaat untuk kepentingan merek dan keterlibatan konsumen brand tersebut.

Secara khusus, duta merek yang terbaik akan menghargai pentingnya keaslian dalam pemasaran modern, dan memahami peran yang dimainkan oleh pemasaran tradisional maupun digital dan media sosial dalam mendorong sistem refferal yang berkualitas tinggi.

2. Kredibilitas yang baik


Kredibilitas seorang duta merek sangatlah penting. Pasalnya, perusahaan atau merek tidak akan memilih seseorang dengan catatan buruk, gaya hidup yang buruk dan kepribadian tercela. Untuk itu, brand manager dituntut untuk memilih brand ambassador dengan penuh kehati-hatian.

Biasanya, pelanggan atau konsumen akan cenderung mempercayai pandangan karyawan perusahaan tersebut tentang perusahaan dan produknya. Wajar saja, mengingat karyawan memiliki saham yang lebih rendah atau bahkan tidak memiliki saham sama sekali daripada manajemen puncak perusahaan. Bila staf perusahaan berbicara baik tentang produk atau merek perusahaan maka hal tersebut adalah nilai tambah untuk promosi.

Otoritas yang dikenal dan dihormati seperti blogger, vlogger, selebgram, dan lainnya juga mendapatkan begitu banyak empati dan perhatian dari para penggemar mereka. Itulah mengapa, ada baiknya juga bila melirik keberadaan blogger, vlogger, dan semacamnya sebagai duta merek daripada kampanye iklan yang sangat mahal. Tentu saja, perusahaan juga bisa menggaet seorang selebritas dengan basis penggemar yang banyak.

3. Kemampuan membangun dan menumbuhkan hubungan


Para duta merek memang bukan tenaga penjualan yang ingin menghasilkan penjualan satu kali sebanyak mungkin. Duta merek, berbicara untuk merek perusahaan adalah satu hal. Namun, membangun hubungan yang solid adalah hal lain dan jauh lebih penting.

Keberadaan brand ambassador ini tak lain juga untuk mendorong hubungan yang kuat dan loyal antara pelanggan dan merek perusahaan. Seorang duta merek, seharusnya tidak hanya bergairah - dan sangat akrab dengan produk atau layanan tersebut. Mereka juga harus ahli dalam membuat hubungan yang mendalam dengan orang lain atas nama perusahaan. Brand ambassador perlu memastikan bahwa pelanggan merasa bahagia dan mendapat dampak positif dalam setiap peristiwa.

Duta merek terbaik adalah mereka yang benar-benar menggunakan produk perusahaan. Seringkali, mereka adalah orang-orang di dalam basis pelanggan dan bukan karyawan perusahaan. Dalam hal pemasaran secara daring, selalu pantau citra online merek perusahaan. Melalui hal tersebut, akan terlihat dan teridentifikasi pelanggan yang dengan sungguh-sungguh mempromosikan produk perusahaan. Cari tahu lingkup pengaruhnya dengan mengikuti blog dan media sosial mereka.




Baca juga: Begini Cara Berpose Selebgram Saat Mempromosikan Produk Endorse di Instagram

4. Professional speaker


Sebagai brand manager, pastikan duta merek secara proaktif memulai percakapan dengan orang lain dalam mempromosikan produk atau merek perusahaan; baik itu barang atau layanan jasa. Seorang brand ambassador dituntut untuk harus merasa nyaman dalam melakukan diskusi yang sehat dan bersikap hangat dalam menghadapi orang-orang yang sulit.

Kualitas dan citra produk akan selalu dibawa oleh seorang duta merek. Seorang duta merek harus menjadi suara dari merek itu sendiri. Dengan demikian, orang akan dengan jelas melihat hubungan antara dia dan mereknya. Duta merek yang tidak dapat mengenalkan produk dengan benar merupakan sebuah kesalahan fatal yang bisa berarti penghinaan terhadap merek atau produk perusahaan seumur hidup. Penonton tidak hanya kehilangan minat terhadap produk perusahaan tapi juga mengingat rasa malu yang terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Selalu ingat bahwa presentasi produk dan merek perusahaan berada di tangan duta merek. Dengan demikian, tujuannya adalah untuk membangun hubungan antara produk dan audiens melalui citranya. Tidak peduli seberapa hebat sebuah produk atau merek, jika tidak disampaikan dengan benar ke publik, tidak akan ada gunanya. Hal ini disebabkan karena audiens atau target market tidak akan meluangkan waktu atau perhatian untuk mencoba merek atau produk tersebut.

5. Kepimpinan alami


Tujuan utama duta merek adalah untuk mewujudkan nilai, karakter, dan keseluruhan citra yang melekat pada merek. Keberadaan duta merek perlu membangkitkan pikiran yang terkait dengan memiliki produk tertentu. Dengan cara ini, duta merek akan memimpin pelanggan tidak hanya untuk membeli produk tetapi juga untuk pemenuhan diri mereka terkait dengan memilikinya.

Brand ambassador adalah seorang ahli dalam berbicara untuk dan atas nama produk atau merek tertentu. Adalah wajar bagi mereka untuk menekankan manfaat dengan cara yang meyakinkan. Duta merek dituntut untuk mengembangkan citra dan persepsi yang baik terhadap produk atau jasa layanan perusahaan sehingga mereka bisa menjadi orang terdepan untuk berbicara atas nama perusahaan terhadap tamu atau konsumen perusahaan.

Selain itu, seorang duta merek harus senantiasa memancarkan kepercayaan diri dan sifat positif - yang menarik dan membuat konsumen selalu ingin mendengarkan pendapat duta tersebut. Sifat tersebut adalah jenis orang yang diinginkan untuk mewakili merek perusahaan di pasar maupun konsumen.

6. Tech adequate


Menjadi duta merek memang tak mudah. Duta merek harus selalu memperbarui diri dengan tren terbaru yang orang kenali. Apalagi kecenderungan saat ini, orang sedang gemar menggunakan media sosial. Oleh karena itu, duta merek harus bersemangat dalam menggunakan dan memanfaatkan alat media sosial dalam mengkampanyekan merek atau produk. Biarkan mereka mengeksplorasi dan mengembangkan cara untuk mempromosikan merek di seluruh dunia dengan menghasilkan lalu lintas tinggi ke situs atau media sosial perusahaan yang mempromosikan produk atau layanan.

Selain itu, agar pemasaran dari mulut ke mulut menjadi sukses, diperlukan duta merek yang memiliki kemampuan untuk menjangkau sebanyak mungkin orang, melintasi berbagai saluran dan platform. Walaupun ini tidak berarti bahwa duta merek harus memiliki jutaan pengikut di Twitter, Instagram ataupun media sosial lainnya untuk mewakili merek dan produk perusahaan. Tapi, pastikan bahwa duta merek tersebut harus memiliki kehadiran secara daring yang telah mapan dan keterlibatan yang kuat (engagement) dengan jaringan yang dimiliki tersebut.

7. Team player yang baik


Brand ambassador memang memiliki tuntutan dengan kualitas yang tinggi. Tapi, seorang brand ambassador juga harus menempatkan diri sebagai bagian dari tim. Mereka harus menghapus kesalahpahaman bahwa mereka adalah satu-satunya alasan untuk penjualan dan popularitas merek dan produk perusahaan.

Dengan demikian, dapat dipastikan tim dalam perusahaan bekerja secara harmonis dan semua masalah dapat dicegah. Selain itu, brand ambassador juga selalu terkait dengan pemilik perusahaan atau dewan direksi. Ya, sebab mereka yang memiliki kepentingan terbesar dalam melihat perusahaan dan produknya berhasil.

Jadi, sudah tahu kan kriteria apa saja yang dibutuhkan untuk merekrut seorang brand ambassador? Yang penting, pastikan brand ambassador tersebut sesuai dengan kepribadian dan karakteristik merek atau produk perusahaan. Selamat memilih! (Marthapuri Dwi Utari)




Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.