Header Ads

Pelajari Trik Personal Branding di Media Ini Agar Profilmu Kian Dilirik Penggemar

Pelajari Trik Personal Branding di Media Ini Agar Profilmu Kian Dilirik Penggemar — Pernah gak sih kamu penasaran dengan keberadaanmu di dunia maya? Atau, pernah gak secara iseng, kamu googling nama kamu sendiri? Setelah itu, apa yang kamu temukan dari hasil berburu di Google? Bisa jadi, sebagian besar hasil pencarian tentang nama kamu akan menampilkan akun media sosial yang kamu miliki seperti Facebook, Twitter, Google Plus, dan media sosial lainnya.

Nah, dari hasil pencarian itu, bagaimana kesan dari citra diri kamu yang terpampang di dunia maya? Positif atau negatif? Tetapi, baik kesan positif atau negatif jejak digital kamu, akan tetap terekam di dunia maya, lho. Untuk itu, dibutuhkan kecerdasan serta kehati-hatian dalam mengelola citra diri di dunia maya, agar kalian tidak menyesal nantinya.

pengertian definisi arti menfaat kegunaan personal branding artis selebriti public figure cara menjadi fashion beauty travel blogger endorser selebgram digital media sosial medsos youtuber sukses berhasil kaya raya penghasilan pendapatan kerja online
Gambar via attitudes4innovation.com

Sebenarnya, seberapa pentingnya sih mengelola citra diri di dunia maya? Jawabannya: ya, sangat penting. Apalagi di zaman serba digital ini. Sekarang, semua orang dimudahkan dengan keberadaan teknologi, karena mereka bisa mencari segala hal melalui search engine seperti Google. Oleh sebab itu, mengapa keberadaan kamu secara daring menjadi sebuah keharusan.

Lalu, bagaimana caranya bila ingin mendapatkan kesempatan untuk bisa dikenal lebih banyak orang? Tentu saja, hal tersebut bisa dicapai dengan membangun personal brand atau citra diri di dunia maya.

Apa itu Personal Brand?


Pada dasarnya, setiap orang, siapapun dia, pasti memiliki brand, yaitu diri sendiri. Brand itu disebut sebagai personal brand. Dengan kata lain, personal brand adalah tentang kamu, sebagai pribadi, namun secara lebih umum, bagaimana kamu memproyeksikan citra diri kamu ke dunia luar. Intinya, personal brand kamu adalah reputasi yang dimiliki. Citra ini dapat dipresentasikan melalui berbagai jalur, seperti media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku terhadap orang lain.

Personal brand ini cakupannya luas. Bisa mencakup persepsi, kualitas, dan karakteristik yang diasosiasikan dengan orang, nama kamu, bagaimana kamu membawa diri (baik secara profesional dan pribadi) serta posisi profesional kamu. Selain itu, personal brand ini bisa dibentuk sesuai dengan tujuan yang ingin kamu raih. Citra diri atau personal brand selalu mewakili pengalaman emosional yang orang lain harapkan saat bertemu dengan kamu baik dalam kapasitas profesional maupun personal.

Personal brand kamu merupakan sebuah janji nilai unik yang dapat dikaitkan dengan kamu sebagai individu, yang juga dapat mengikat janji brand perusahaan kamu pada tingkat tertentu juga. Secara singkat, dengan personal brand akan semakin mempermudah kamu agar dikenal dan diingat oleh orang lain.

Untuk pebisnis, personal brand yang baik bisa memberikan keuntungan secara dua arah, yaitu untuk pemilik brand dan calon konsumen. Di sisi pemilik brand, dengan personal branding ini bisa membuat produk atau perusahaan miliknya menjadi lebih dikenal secara luas. Sementara, untuk calon konsumen, mereka bisa merasa lebih percaya diri serta nyaman untuk melakukan transaksi dengan pemilik brand.

Manfaat Personal Branding


Ternyata, personal branding tak hanya bermanfaat untuk membuat diri kamu menjadi terkenal saja. Tetapi lebih dari itu, personal branding mendatangkan banyak manfaat yang bisa kamu petik baik untuk kepentingan pribadi, karier ataupun profesional. Berikut manfaat personal branding yang bisa kamu dapatkan.

  1. Personal branding membantu dalam membangun visi, baik dalam kehidupan pribadi, kehidupan karier atau professional, menentukan nilai-nilai, serta target-target yang ingin dicapai. Dengan personal branding ini, kamu memiliki tujuan serta dapat bergerak ke arah yang lebih baik untuk pemenuhan karir atau professional.
  2. Personal branding memudahkanmu dalam mendapatkan kejelasan tentang diri kamu yang sebenarnya. Kamu akan dapat mengenali bakat, keterampilan, kekuatan, dan bidang keahlianmu yang unik dan dibutuhkan oleh suatu perusahaan.
  3. Personal branding sekaligus berfungsi untuk rem dan sarana introspeksi serta reflektif. Dengan personal branding, kamu dimungkinkan untuk memahami serta menghilangkan segala kelemahan atau kesulitan yang mungkin menghambat pencapaianmu.
  4. Personal branding dapat membantu dalam menciptakan bahan personal marketing seperti resume, biografi, profil LinkedIn, situs, portofolio online, dan lain sebagainya. 
  5. Personal branding menjadi sarana untuk mengumpulkan umpan balik dari mereka yang telah mengetahui nilai kualitas diri kamu, serta membantu memahami dirimu sendiri.
  6. Personal branding memberikan keuntungan prestise. Karena secara tidak langsung, kamu mempunyai suatu hal yang dapat digunakan sebagai amunisi untuk berkompetisi di lingkungan bisnis.
  7. Personal branding membantu dalam menjelaskan tentang proposisi nilai kamu saat kamu berada dalam suatu jaringan pekerjaan atau project

Tips Membangun Personal Branding di Media Sosial


Lalu, bagaimana caranya membangun personal branding di dunia maya? Simak tips berikut untuk membangun personal branding yang kuat dan bermanfaat baik personal maupun profesional.

1. Menentukan personal branding


Langkah awalnya adalah dengan menjawab sebuah pertanyaan penting: “Kamu ingin dikenal sebagai siapa?” Hal ini penting, karena personal brand adalah tentang diri kamu dan anggapan orang mengenai kamu. Cara yang paling mudah adalah dengan mengenali apa yang menjadi kekurangan serta kelebihan diri. Selanjutnya, apakah keahlian dan kelebihan yang kamu miliki dapat membuat orang mengenali kamu seperti yang kamu inginkan dan sesuai dengan tujuan kamu? Bila iya, maka fokus saja pada keahlian dan kelebihan tersebut.

Contohnya, kalau kamu senang dengan dunia fashion dan memiliki bakat untuk styling, maka tunjukan kelebihan tersebut. Kalau kamu sudah mengetahuinya, maka kamu bisa menciptakan ciri khas atau signature style, yang akan membedakan kamu dari orang lain. Yang gak kalah penting adalah harus terus konsisten dalam hal tersebut.

2. Pilih media yang sesuai


Setelah mengetahui kelebihan atau keahlian yang kamu miliki, jangan lupa tonjolkan kelebihan atau keahlian tersebut dalam konten-konten buatanmu baik berupa artikel, foto, video, dan sebagainya. Cari dan pilih media yang cocok serta sesuai untuk menunjukkan keahlian tersebut. Apalagi, saat ini ada banyak pilihan media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram hingga blog.

Sebagai contoh, kalau kamu punya bakat atau keahlian dalam berdandan, kamu bisa memanfaatkan YouTube atau Instagram untuk membuat konten tutorial berdandan atau make up yang menarik. Kalau kamu punya bakat menulis bisa memanfaatkan blog untuk menonjolkan bakatmu. Pastikan untuk harus fokus dan aktif di media sosial tersebut.

Dengan baiknya dan banyaknya konten yang sudah kamu buat, maka kredibilitasmu dalam bidang tersebut juga akan ikut terdongkrak. Selain itu, perbanyaklah membuat konten yang sifatnya membantu orang lain atau memberikan solusi atas persoalan orang lain yang mereka miliki. Tujuannya, supaya para calon konsumen bisa merasakan manfaat langsung dan menjadi lebih percaya diri saat mengenal personal brand-mu.





Baca juga: Peran Penting Media Sosial dalam Membangun dan Memasarkan Brand

3. Manfaatkan content outreach


Kalau kamu sudah membuat konten-konten yang berkualitas, pasti kamu ingin kontenmu bisa diakses dan bisa menjangkau massa sebanyak-banyaknya. Tapi gimana caranya, ya? Tenang, tak ada yang tak mungkin di era digital ini. Keinginanmu ini bisa dicapai salah satunya dengan cara content outreach. Content outreach adalah menjalin koneksi dengan orang lain yang bisa membagikan dan mempromosikan kontenmu.

Selain itu, kamu juga bisa mengintegrasikan akun media sosial dengan situs web atau blog milikmu. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran atas konten yang kamu buat, dan memberikan kesempatan pada pengunjung untuk membagikan kontenmu dengan mudah. Pastikan juga untuk menyertakan tombol "follow" untuk menambah basis pengikut media sosial kamu.

Ciptakan interaksi yang baik dengan para pengikut di media sosial atau blog kamu secara regular. Cara paling mudah seperti membalas komentar, menjawab pertanyaan, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa bergabung dalam komunitas online untuk mengembangkan jaringanmu. Kian banyaknya grup yang ada pada media sosial bisa menjadi wadah yang tepat untuk membangun koneksi baru. Kamu bisa membagikan konten yang relevan hingga memulai suatu diskusi dalam komunitas tersebut.

4. Kelola personal branding-mu dengan baik


Menjaga citra diri di media sosial sangatlah penting. Pasalnya, kini, siapapun bisa mengakses profil kita melalui internet atau dunia maya hanya dengan sekali klik. Citra atau hal yang negatif akan lebih cepat menyebar dan dengan mudahnya bisa merusak citra yang sudah dibangun. Memperbaiki citra diri yang sudah terlanjur rusak akan jauh lebih sulit dibandingkan untuk membangun atau mengawalinya. Belum lagi untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadapmu.

Kepribadianmu merupakan aset terbesarmu. Makanya, kamu wajib menjaganya agar selalu baik di muka umum. Untuk itu, jagalah perilaku serta selalu berusaha untuk selalu tampil layak di depan umum maupun di media sosial. Layak bukan berarti harus selalu tampil formal, namun nyaman dipandang serta tetap menonjolkan keunikanmu.

Personal Branding yang Sukses


Bicara tentang kesuksesan dalam membangun personal branding di media sosial, maka Alice Norin salah satunya. Aktris yang juga pemilik dari brand 8Wood ini pun mengakui bahwa personal branding yang telah dibangunnya di Instagram mampu berkontribusi penuh terhadap kesuksesan startup-nya. Alice yang memiliki bakat dan ketertarikan di dunia fashion ini pun memanfaatkan Instagram sebagai ‘etalase’ tentang gaya dan selera fashion-nya.

Alice pun menggaet para penggemarnya yang juga sekaligus konsumen 8Wood dengan mengunggah foto gaya berpakaian sehari-hari atau OOTD, berinteraksi dengan komunitas lewat hashtag Instagram khusus, dan lain sebagainya. Hasilnya? Ia pun dengan sukses mengkonversi separuh followers Instagram miliknya menjadi konsumen setia 8Wood.

Selain Alice Norin, ada pula Alexander Thian atau pemilik akun @amrazing. Ia dikenal sebagai travel writer yang rajin mengunggah foto-foto perjalanan dan petualangannya keliling dunia. Lexy, begitu panggilan akrabnya memanfaatkan media sosial seperti Twitter, Instagram serta blog sebagai sarana menumpahkan kreativitas dan keahliannya, yaitu menulis dan fotografi.

Walaupun Lexy menampik bila disebut sebagai travel writer, pada kenyataannya ia malah berhasil mendapatkan berbagai project atau endorsement dari Tourism Boards untuk mempromosikan tentang perjalanan wisata di suatu tempat tertentu. Mau tak mau, akhirnya orang mengenal Lexy sebagai travel writer karena fokus dan konsistensinya mendalami bidang tersebut.

Pada dasarnya, membangun citra diri sama seperti sedang bermain peran. Kamu sendiri yang harus merancang arahan dan mempersiapkan diri di balik layar, kemudian mengeksekusinya dengan baik di hadapan publik. Personal brand ini pun sifatnya bukan sesaat dan citra yang sudah kamu bentuk tetap akan ada di masyarakat. Untuk itu, bangun personal brand-mu sekarang juga dan pastikan menjadi pribadi berkualitas di mana pun kamu berada. (Marthapuri Dwi Utari)





Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.