Para Shopaholic, Intip Perbedaan Belanja Online vs Offline Agar Makin Cerdas Saat Belanja

Loading...
Para Shopaholic, Intip Perbedaan Belanja Online vs Offline Agar Makin Cerdas Saat Belanja — Siapa sih yang enggak suka berbelanja? Tentu kamu setidaknya merasa enjoy saat berbelanja, atau sekadar melihat-lihat. Apalagi kalau waktunya gajian tiba, rasanya sulit untuk menolak godaan diskon besar dari merek favorit! Namun, ada satu hal yang musti dipertimbangkan: mau datang langsung ke toko, atau lewat online webstore yang telah disediakan, ya?

Terlepas dari berbagai penawaran yang diberikan, tidak bisa dipungkiri bahwa belanja online dan offline, memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kamu sendiri, juga tentunya punya taktik tersendiri, baik itu tempat atau waktu tertentu favorit yang dirasa menyenangkan untuk melakukan pembelanjaan. Ada yang lebih suka mengoleksi berbagai item dengan harga bersahabat, atau ada juga yang lebih fokus untuk mengumpulkan item dari desainer-desainer ternama. Apapun tipe belanjamu, pastikan untuk tahu perbedaan kedua jenis toko tersebut, biar jadi shopper yang lebih cerdas.

perbedaan tips cara belanja perbedaan shopping online offline mall pusat perbelanjaan gerai butik toko webstore internet digital media sosial pengertian arti manfaat tujuan kegunaan jenis macam tipe kelebihan keuntungan kelemahan kerugian buyer seller dropship eceran grosiran jual beli
Gambar via theonion.com

Keuntungan Belanja Online


1. Instan, mudah, dan praktis


Tiga kata tersebut menggambarkan kegiatan belanja lewat online. Hanya tinggal buka webstore dari merek favorit di laptop ataupun ponsel pintar, kita pun sudah bisa bebas mengakses dan melihat-lihat berbagai produk yang ditawarkan. Bahkan, kini lewat marketplace, kita bisa menyambangi beberapa merek sekaligus. Setelah sudah menemukan item yang disukai, hanya tinggal masukkan dalam keranjang virtual, isi data diri dan pilih metode pembayaran, proses pun selesai! Enggak ada tuh yang namanya antre di kasir, atau kaki pegal-pegal karena bolak-balik dari satu toko ke toko lain.

2. Membandingkan harga


Lewat online, kita dengan mudahnya bisa membandingkan harga produk. Tidak hanya lewat webstore, akun media sosial seperti Instagram dan Line, juga memberikan kemudahan berbelanja yang sama. Banyaknya channel yang bisa kita gunakan, makin banyak pula pilihan yang tersedia. Untuk kamu yang suka berburu harga bersahabat, bebas berselancar di toko online dan media sosial untuk memanfaatkan promo dan diskon yang diberikan. Psst, seringkali lewat toko online, kita juga bisa menemukan hidden gems, alias produk yang tidak bisa ditemukan seperti barang-barang preloved yang masih bagus, hingga keluaran special edition yang jarang dijual.

Kerugian Belanja Online


1. Rawan modus penipuan


Karena semua transaksi dilakukan virtual sebelum akhirnya produk sampai ke tangan, belanja online memang bisa dibilang lebih riskan ketimbang belanja offline. Mulai dari nomor rekening palsu, produk tidak pernah terkirim, hingga keaslian barang yang bisa diakali melalui foto-foto. Kerugian pun bisa dialami hingga puluhan juta kalau kamu tidak berhati-hati. Oleh karena itu, saat lakukan belanja online, ada trik-trik yang harus dilakukan untuk mengecek keaslian produk, seperti testimonial, dan apakah foto produk menggunakan foto asli atau tidak.

2. Tidak sesuai harapan


Nah, untuk kemudahan yang ditawarkan belanja online, sebagian besar karena semuanya dilakukan secara virtual. Namun nyatanya, untuk membeli produk tertentu kita harus menyentuhnya, mencobanya, secara langsung karena ukuran yang direpresentasikan, bisa saja berbeda. Item-item seperti sepatu, celana, dan pakaian dalam adalah beberapa contohnya. Selain ukuran, warna, bahan, hingga dimensi produk juga kadang bisa tidak sesuai dengan harapan. Duh, enggak banget kan membeli barang yang akhirnya tidak terpakai?


Loading...



Baca juga: Sebelum Kamu Belanja/Transaksi Online, Simak Dulu Beragam Cara Pembayarannya

Kelebihan Belanja Offline


1. Bebas mencoba dan eksplorasi


Langsung datang ke toko merek favorit kamu, sembari mencoba koleksi terbaru mereka secara langsung, pasti asyik banget kan? Kita juga jadi bisa pilah pilih warna, material, dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. Enggak ada lagi tuh, kekhawatiran yang dirasakan saat memesan produk melalui online. Tidak suka warnanya, atau ukuran masih belum sesuai? Masih banyak item alternatif yang bisa dicoba!

2. Meningkatkan kepuasan berbelanja


Karena kita secara langsung melakukan inspeksi ke toko-toko favorit, tanpa sadar, pengalaman tersebut membuat perasaan senang secara psikologis. Dimulai pada saat kita menyukai sebuah produk, mencobanya di ruang ganti, hingga membawa pulang, rangkaian proses tersebut menstimuli hormon pelepas stres, terutama pada wanita. Jadi, tidak heran, kenapa saat kita belanja offline, seringkali merasa lebih puas, karena yakin akan barang yang dibeli, serta bisa mendapatkan keseluruhan pengalaman utuh berbelanja. Psst, karena kita juga membelinya secara langsung, jadi lebih terbebas dari ongkos kirim, deh!

3. Dapat mengurangi pengeluaran impulsif


Emang sih agak kontradiktif, karena, bukannya jika kita melihat produk secara langsung, malah akan lebih terdorong untuk membelinya saat itu juga? Eits, tapi jika dibandingkan dengan belanja online, belanja secara langsung bisa dikatakan less impulsive karena mempertimbangkan hal lainnya, seperti effort nonfinansial, produk yang bisa dibeli dengan harga lebih murah, hingga keinginan untuk melakukan pembelanjaan kebutuhan lain, untuk beli kopi kesukaan atau paket data yang hampir habis, misalnya.

Kelemahan Belanja Offline


1. Harus siap lelah


Bisa puas mengeksplorasi isi semua mall, bukan berarti ngga ada kerugiannya! Untuk mendapatkan item favorit dengan harga bersahabat, kamu harus rela capek kesana kemari, dan keluar masuk toko, demi mencari dan membandingkan harga. Tidak seperti belanja online yang hanya tinggal buka tab baru di laptop, atau buka aplikasi di ponsel pintar, belanja offline menuntut kamu untuk bergerak lebih banyak secara fisik, demi mencari item idaman. Hitung-hitung, sekalian kardio nih, guys!

2. Membutuhkan effort lebih banyak


Masih berhubungan dengan kesiapan kita untuk capek, belanja offline bisa dikatakan butuh effort yang lebih banyak. Mulai dari mencari spot parkir dan biaya parkir yang mahal, hingga macet yang harus dihadapi. Belum lagi, jika kamu ingin membeli berbagai keperluan yang tidak dijual dalam satu tempat. Nah, untuk mensiasatinya, tentu saja, kita bisa menyambangi mall dengan tenant-tenant favorit sehingga memperpendek perjalanan yang harus ditempuh saat melakukan belanja offline.

Sekarang udah tahu kan, kekurangan dan kelebihan dari belanja online maupun offline. Semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Jika sedang butuh cepat dan lebih praktis, atau cenderung memesan produk yang sama, tidak ada salahnya untuk memilih belanja online. Sedangkan untuk kamu yang lebih suka santai menikmati suasana mall, atau gemar menyentuh langsung item idaman agar lebih puas, bisa lakukan belanja offline.

Nah, di luar itu semua, pastikan juga kamu telah membuat perencanaan pengeluaran belanja ya, karena jika tidak, mau belanja secara online maupun offline, pembelian impulsif akan sulit terhindarkan jika tidak ada perencanaan dari awal. Hal terakhir dan tidak kalah penting, minta juga nasihat dan pendapat dari orang terdekat kamu perihal pembelanjaan yang akan dilakukan. Karena biasanya, mereka bisa memberikan masukan yang bermanfaat, sehingga kita jadi lebih tau dalam mengklasifikasikan pengeluaran. Siapa tahu, kamu juga bisa dapatkan informasi tentang promo terbaru di merek-merek terkenal! Lebih hemat, sekaligus tetap bisa beli apa yang jadi kebutuhan. So, udah tau kamu akan belanja online atau offline? (Novea Eka Candra Nuridha)

Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.