Mau Belanja Barang Bekas? Ini Tips-tips yang Berguna Buat Kamu

Loading...
Mau Belanja Barang Bekas? Ini Tips-tips yang Berguna Buat Kamu — Sekarang, masyarakat sangat dimanjakan dengan berbagai pilihan berbelanja, baik secara daring maupun offline atau belanja konvensional. Beragam situs e-commerce, marketplace sampai aplikasi belanja pun menjamur. Tak hanya menyediakan kebutuhan fashion saja, tetapi juga kebutuhan rumah tangga, elektronika hingga balita.

Selain itu, masyarakat juga bebas memilih untuk membeli barang baru atau pun bekas yang disesuaikan dengan budget dan kebutuhan mereka. Dengan banyaknya pilihan, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk membandingkan baik harga, produk, kualitas maupun tingkat popularitas dari satu toko ke toko yang lainnya.

Biasanya, review harga, spesifikasi, merek serta kualitas produk menjadi salah satu pertimbangan yang dilakukan oleh para calon pembeli saat memutuskan barang yang akan dibeli. Selain itu, keaslian barang atau originalitas juga masuk dalam pertimbangan calon pembeli. Pasalnya, saat ini banyak beredar barang tiruan yang mirip dengan asli. Sehingga, pembeli harus sangat berhati-hati untuk membeli sebuah barang.

tips cara terbaik membeli belanja barang produk bekas seken preloved item baru berkualitas kondisi mulus bagus merek branded di mana mau beli apa berapa harga murah mahal terjangkau pasar toko online shopping website situs store media sosial medsos trusted seller pedagang penjual olshop budget biaya
gambar via flickr.com

Kalau budget berlebih, calon pembeli bisa memutuskan untuk membeli di toko atau gerai resmi produk tersebut di mana kualitas dan keasliannya tak perlu diragukan lagi. Plus garansi dan layanan purna jual yang membuat barang baru ini layak dimiliki. Tapi bila budget terbatas, tak ada salahnya membeli preloved items atau barang bekas alias second hand.

Preloved berasal dari kosa kata bahasa Inggris yang menurut Oxford Dictionaries berarti barang yang sebelumnya pernah dimiliki dan akan berpindah tangan. Istilah lain dari preloved adalah secondhand. Namun, ada beberapa penjelasan lainnya yang lebih luas tentang preloved, yaitu: barang yang pernah kita beli dan kita pernah memakainya beberapa kali; barang yang pernah kita beli tapi tidak pernah kita pakai; dan barang pemberian dari orang lain untuk kita yang tidak pernah kita pakai.

Alasan Membeli Barang Bekas


Lantas, apa saja sih alasan orang berburu barang bekas dibandingkan membeli barang baru? Ada delapan alasan yang melatarbelakangi barang bekas menjadi lebih menarik daripada barang baru. Di antaranya adalah:

1. Harga lebih murah

Alasan pertama orang mempertimbangkan membeli barang bekas dibandingkan barang baru apalagi kalau bukan soal harga. Semua orang paham betul bila barang preloved selalu dibanderol dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga barang baru di toko. Tapi tentu saja, kamu juga harus sadar bahwa barang tersebut telah dipergunakan oleh pemilik lama dengan kurun waktu tertentu. Namun, selama kondisi barang masih bagus dan layak untuk dipakai, mengapa tidak?

2. Pengalaman yang mengasyikkan

Berburu barang preloved merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Apalagi, kalau kamu harus berburu barang preloved tersebut secara offline. Biasanya, hasrat untuk mendapatkan barang preloved impian pun semakin tinggi. Oleh karena itu, barang bekas yang tergolong langka biasanya mudah sekali terjual bahkan sampai berebutan. Nah, keseruan dalam berburu barang preloved ini dipercaya bisa menghilangkan stres yang mungkin sedang kamu rasakan.

3. Hemat

Membeli barang baru apalagi barang bermerek tentu harus merogoh kocek lebih dalam. Kamu pasti juga tak ingin uangmu segera habis karena hanya membeli barang yang kamu incar bukan? Tapi tenang, kamu tetap bisa berbelanja sambal menghemat uangmu dengan memilih berbelanja barang preloved. Tinggal pintar-pintarnya kamu saja berburu barang incaran secara online ataupun offline. Kalau beruntung, kamu bisa dapatkan barang yang sesuai dengan keinginan. Kalaupun tidak, kamu juga berkesempatan mendapatkan barang yang mirip atau bahkan lebih bagus dari barang incaran kamu.

4. Mudah dicari

Hal ini berlaku kalau kamu memilih berbelanja barang bekas atau preloved secara online. Hal ini disebabkan karena kamu bisa mengetikkan keyword pada kolom pencarian di situs berjualan barang preloved tersebut. Semua keyword yang kamu cari akan dengan mudah ditemukan karena barang preloved atau bekas tersebut dijelaskan secara detail barang yang dijual dan dituliskan dengan lengkap, mulai dari jenis barang, warna, merek sampai kondisi barang tersebut. Tapi, hal ini tidak akan kamu temukan bila kamu harus berburu secara offline seperti ke pasar loak, bursa barang bekas dan lain sebagainya.

5. Masa pakai sebentar

Biasanya, alasan orang membeli barang bekas atau preloved adalah karena masa pakai barang yang hanya sebentar. Contoh barang yang mempunyai masa pakai singkat atau sebentar adalah peralatan untuk bayi atau balita seperti stroller, mainan, box bayi, dan lain sebagainya yang biasanya lebih cepat dikandangkan atau tidak terlalu lama penggunaannya. Makanya, saat ini banyak orang yang memilih untuk membeli barang bekas dari barang baru. Bahkan, tak jarang para orang tua ini pun memilih jasa rental untuk memenuhi kebutuhan peralatan bayi atau balita dengan masa pakai yang sangat singkat.

6. Kualitas sama dengan barang baru dan asli

Selain alasan harga, kualitas juga menjadi pertimbangan atau alasan mengapa orang memilih membeli barang bekas. Barang original bekas bisa dikatakan kualitasnya sama dengan barang asli yang baru. Hanya saja, masa pemakaian barang saja yang membedakannya. Namun, secara fungsi ataupun kinerja barang tersebut bisa dibilang tidak ada bedanya dengan barang original baru. Oleh sebab itu, saat membeli barang bekas, pastikan kamu mendapatkan informasi terkait sejarah dan deskripsi singkat dari barang preloved yang akan kamu beli.


Loading...



Baca juga: Para Shopaholic, Intip Perbedaan Belanja Online vs Offline Agar Makin Cerdas Saat Belanja

7. Mendapatkan barang branded

Kalau kamu memiliki budget yang terbatas namun ingin tetap tampil gaya, membeli barang preloved bisa menjadi alternatif. Ya, karena salah satu keuntungan membeli barang preloved adalah bisa mendapatkan barang-barang branded dengan harga yang lebih murah. Kamu pun bisa langsung meluncur ke beberapa situs belanja preloved, untuk mendapatkan barang bekas keluaran label ternama. Kapan lagi kamu bisa dapat barang branded dengan harga terjangkau dan kondisi barang masih bagus?

8. Mendapatkan barang unik dan langka

Berburu barang bekas, sama halnya berburu harta karun. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan ditemukan saat berburu barang preloved ini. Kamu bisa saja menemukan barang-barang langka tapi unik yang mungkin saat ini sudah sulit menemukannya. Apalagi, kalau kamu memang gemar mengoleksi barang-barang tertentu. Berbelanja barang bekas bisa menjadi solusi dalam menemukan barang unik dan langka tersebut dengan cara yang jauh lebih mudah dan dengan harga taksiran yang juga lebih terjangkau.

9. Ramah lingkungan

Di luar negeri, membeli barang bekas merupakah salah satu tindakan yang ramah lingkungan. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Program Lingkungan (UNEP) memperkirakan setiap tahun ada lebih dari 40 juta ton sampah elektronik yang terbuang. UNEP meramal jumlah sampah elektronik ini akan berlipat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi. Dengan membeli barang bekas ini, artinya kita berpartisipasi dalam upaya mengurangi peredaran barang baru yang pada ujungnya akan menjadi barang bekas yang tidak terpakai alias sampah. Padahal, terdapat barang-barang tertentu yang mempunyai waktu daur ulang alami yang tidak sebentar. Oleh sebab itu, membeli barang bekas merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap aktivitas yang ramah lingkungan.

Cara Terbaik Belanja Barang Bekas


Nah, setelah melewati beberapa pertimbangan di atas, sekarang waktunya berburu barang preloved. Tapi, ada baiknya ikuti beberapa tips berikut ini, agar kamu benar-benar mendapatkan barang bekas yang masih sangat berkualitas. Simak, ya!

1. Mencari informasi sebanyak-banyaknya

Sebelum membeli barang bekas atau preloved yang kamu incar, sebaiknya gali dan cari informasi sebanyak-banyaknya. Informasi yang harus kamu punya antara lain tentang lokasi yang menjual barang bekas tersebut, lalu spesifikasi produk atau barang, serta kisaran harga barang tersebut. Jangan lupa untuk melakukan perbandingan di beberapa situs belanja atau tempat belanja sekaligus. Semakin lengkap kamu mencari informasi maka semakin banyak kesempatan kamu untuk bisa mendapatkan barang bekas berkualitas dengan harga yang tepat alias tidak kemahalan.

2. Menawar

Salah satu keuntungan lain dari membeli barang bekas adalah kamu bisa menawar harga. Apalagi, kalau kamu sudah mencari informasi serta mengetahui tentang perbandingan harga produk tersebut, maka kamu dapat lebih leluasa dalam menawar harga. Biasanya, harga yang dibanderol untuk barang bekas bukanlah harga pas, sehingga kamu masih bisa menawar harga tersebut lagi. Tawarlah dengan harga yang pantas dan tidak jauh dari harga kisaran di pasaran. Jangan juga menawar dengan harga yang sangat rendah di bawah harga kisaran pasar dengan alasan barang yang akan kamu beli adalah barang bekas. Ingat, meski bekas, bila barang tersebut masih memiliki kualitas yang baik maka hargailah juga dengan harga yang layak.

3. Berpenampilan sederhana

Hal ini berlaku kalau kamu memilih untuk berbelanja secara offline alias datang langsung ke pusat belanja barang bekas. Tipsnya adalah untuk berpenampilan secara sederhana saat kamu sedang membeli barang bekas di pusat penjualannya. Mengapa? Sebab penampilanmu akan sangat mempengaruhi harga barang yang ditawarkan. Bila penampilanmu terlihat seperti orang berdompet tebal dengan perhiasan mencolok dan berpakaian bagus, maka para pedagang akan menawarkan harga barang yang kamu inginkan dengan cukup tinggi. Oleh sebab itu, berpenampilanlah secara sederhana dan tidak terlalu mencolok demi mendapatkan harga yang terjangkau.

4. Teliti kondisi barang

Yang paling penting untuk kamu lakukan saat membeli barang bekas adalah meneliti kondisi barang. Jangan sampai barang bekas yang kamu beli, ternyata kondisinya sudah tak layak pakai. Bila barang tersebut terdapat cacat atau kekurangan, pastikan bahwa kekurangan tersebut tidak nampak dan tidak mempengaruhi kinerja keseluruhan barang. Sebagai contoh, kalau kamu membeli barang elektronik seperti handphone, selalu cek komponen di dalamnya dan pastikan semua fiturnya masih berfungsi serta dalam kondisi baik. Lain halnya kalau kamu membeli barang fashion, seperti pakaian atau tas, pastikan tidak ada cacat, robek atau defect agar kamu tidak kecewa saat membelinya.

5. Mengajak teman atau saudara

Ada baiknya, kamu jangan datang sendirian saat membeli barang bekas. Kamu bisa mengajak teman atau saudara yang mengetahui kondisi barang bekas yang akan dibeli. Bahkan bila perlu, kamu bisa menyewa orang yang mengetahui seluk beluk kondisi barang bekas yang akan kamu beli. Hal ini berlaku terutama saat akan membeli mobil atau motor bekas. Akan lebih baik bila kamu mengajak teman atau saudara yang mengerti tentang otomotif daripada kamu datang sendirian. Karena biasanya, di lokasi tersebut kamu bisa saling memberikan pendapat agar tidak mengalami kerugian.

Sekarang, kamu siap deh untuk berbelanja barang bekas berkualitas. Happy shopping! (Marthapuri Dwi Utari)

Artikel Menarik:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.