Google Lakukan Rebranding pada Platform Iklan dan Pemasaran Online-nya

contoh studi kasus logo alasan perubahan pergantian rebranding brand identity nama bahan materi studi kasus mahasiswa dosen makalah skripsi

Google Lakukan Rebranding pada Platform Iklan dan Pemasaran Online-nya - Perusahaan teknologi terbesar di dunia, Google melakukan rebranding pada salah satu platform iklannya. GoogleAdwords, tempat pengiklan perusahaan baik besar maupun menengah, kini berubah nama menjadi Google Ads. Selain rebranding, Google juga memperkenalkan dua brand lainnya, yaitu Google Marketing Platform, dan Google Ad Manager.

Google ingin menunjukkan komitmennya terhadap klien dengan memberi kemudahan iklan yang bernilai dan terpercaya serta pengalaman terbaik bagi konsumen di berbagai perangkat dan kanal. Melalui produk-produknya, Google memberikan solusi baru kepada para pengiklan melalui GoogleAds untuk melakukan pemasaran digital.

Google AdWords yang selama ini dikenal oleh para pengiklan telah berganti nama menjadi Google Ads. Menurut Sridhar Ramaswamy, Senior Vice President yang memimipin periklanan Google mengatakan bahwa jumlah produk dan brand yang besar melalui akuisisi dapat membingungkan para pengiklan.


Loading...



Ia menamabakan bahwa, perubahan nama tersebut merupakan indikator bahwa Google sedang menentukan arah yang baru. Google Ads akan menjadi pintu depan bagi para pengiklan untuk membeli semua kanal yang dimiliki Google seperti video YouTube, listing lokasi di Google Maps, display ads, pencarian di search engine, dan lainnya.

Namun itu tak hanya sekadar perubahan nama saja. Google juga meluncurkan Smart Campaigns yang akan menjadi mode default untuk pengiklan bisnis kecil. Lewat fitur baru ini, pengiklan dapat mendidentifikasi tindakan yang mereka prioritaskan. Lalu, Google Ads menjadi alat untuk mengoptimasi gambar, teks dan targeting untuk mendorong tindakan tersebut.

Lalu brand yang kedua adalah Google Marketing Platform yang mengombinasikan DoubleClick Digital Marketing dan Google Analytics 360. Kedua produk tersebut merupakan alat bagi pemasar untuk menggali data analitik dan menemukan insights. Di bawah brand tersebut, Google juga memperkenalkan produk baru lainnya, yaitu Display & Video 360. Layanan baru tersebut merupakan kombinasi DoubleClick Bid Manager, Campaign Manager, Studio and Audience Center.

Ketiga, adalah Google Ad Manager yang merupakan paltform bagi publisher untuk melakukan monetisasi kanal yang dimilikinya. Google Ad Manager dihasilkan dari kombinasi antara DoubleClick Ad Exchange dan DoubleClick for Publishers.

Sementara itu, layanan Google lainnya, Google AdSense dan Google Admob masih tetap seperti semula. (BiteBrands)

Artikel Menarik:
Loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.